Min08302015

Last update11:52:41 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Performa RC213 V Konsisten Merorot

ASSEN - GP Assen Sabtu (27/6) nanti akan menjadi pembuktian sekali lagi bahwa Repsol Honda belum "habis". Mengejar defisit 69 poin dari 
pemuncak klasemen Valentino Rossi sudah terlalu sulit bagi Marc Maruqez. Namun untuk kembali bertarung di depan setidaknya bakal memberi peringatan kepada Yamaha bahwa mereka tidak bersaing sendirian.
Kemenangan total 13 race musim lalu adalah capaian fantastis sang juara bertahan. Menutup persaingan perebutan gelar ketika balapan masih menyisakan tiga seri menjadi bukti ketangguhan Marquez.
Delapan bulan kemudian, ceritanya bisa berubah 180 derajat. Hanya menang sekali dari tujuh seri berlalu, rider 22 tahun itu malah disibukkan dengan tiga kali kecelakaan yang membuatnya kehilangan banyak poin. Dibandingkan tahun lalu, Marquez sudah kehilangan 101 poin sejauh ini.
Secara umum, RC213 V menjadi kambing hitam atas terjun bebasnya performa Honda tahun ini. Tak cuma Marquez, jatuhnya Cal Crutchlow, Scott Redding, dan Dani Pedrosa juga akibat masalah pada bagian belakang motor yang terlalu berat. Hingga mudah sekali bertingkah ketika melibas tikungan. 
Berganti-ganti sasis dan lengan ayun sudah dijajal tapil hasilnya nihil. Masih teringat jelas ketika Crutchlow terlempar dari motornya saat baru menikung di belokan pertama di lap pembuka.
Pertanyaannya, bagaimana mungkin supremasi RC213 V bisa dikalahkan Yamaha dan Ducati dalam waktu sesingkat itu? Jawabannya pasti mustahil. Sebenarnya senjata Honda itu bahkan lebih cepat dari dari tahun lalu. Tapi semakin sulit dikontrol karena meningkatnya horsepower dikombinasi dengan terlalu agresifnya engine brake pada mesin generasi baru.
Sebenarnya, performa RC213 V secara perlahan tapi pasti sudah menurun sejak dua musim sebelum tahun ini. Berterima kasihlah kepada supremasi dan kecemerlangan Marc Marquez yang bisa menutupi itu semua.
Seperti dilaporkan Motto Matters, penurunan tersebut tampak benderang ketika menilik performa dua rider tim satelit Honda pada 2013 dan 2014. Mereka adalah Alvaro Bautista (Gressini) dan Stefan Bradl (LCR) yang menunggang motor sama.
Selama dua musim tersebut keduanya membalap untuk tim yang sama. Bautista melakoni musim ke 3-4 nya di MotoGP, sedangkan Bradl tahun ke 2-3 nya. Dengan modal pengalaman yang lebih banyak, keduanya semestinya tampil labih baik dari tahun ke tahun. Namun yang terjadi justru kebalikannya.
      Berbagai statistik, mulai dari torehan poin, hasil finis terbaik, sampai posisi akhir klasemen menunjukkan ketangguhan RC213 V meluntur (lihat grafis). Meski jumlah kemenangan mereka bertambah dari 2013 ke 2014, data lainnya membuktikan motor Honda semakin susah dikendalikan. 
      Pada 2013 Bradl dan Bautista masing-masing hanya terjatuh dua kali. Sedangkan di musim lalu, Bradl jatuh lima kali dan hanya finis di 13 dari 18 seri. Bautista lebih buruk. Mengalami tujuh kali crash dan hanya mampu menyelesaikan 11 balapan dalam semusim. 
      Fakta-fakta yang terpapar menunjukkan bahwa RC213 V mengalami kemerosotan performa secara perlahan tapi pasti selama 20 bulan terakhir, atau lebih lama. Penampilan Marquez yang super tangguh di musim lalu membuat semua pihak tersihir sekaligus meyakini bahwa motor Honda memang unbeatable. Media terus menampilkan Marquez yang berpesta champagne di atas podium, sementara Bradl dan Bautista menggelengkan kepada mereka di garasi. 
      Honda sudah pasti berjuang mati-matian mengembalikan performa RC213 V sebagai motor tangguh. Namun mereka harus berjuang melawan waktu dan keterbatasan kesempatan uji coba. Terakhir di Catalunya, usaha mereka terganggu hujan sehingga level kekuatan mereka di Assen nanti masih dalam tanda tanya besar.
      "Kami tahu, sejak Kamis (25/6 latihan bebas hari pertama) kami harus sudah 100 persen siap agar bisa terus melangkah maju sampai balapan Sabtu (27/6). Tahun lalu, kami merasakan sebuah getaran berbeda dan sekarang akhi ingin kembali bertarung di depan untuk memperebutkan juara sampai akhir musim," tulis Marquez dib log-nya dikutip MotoGP.com. (cak/ion)