Jum07032015

Last update06:15:56 PM

Back Anda disini: Home

Artikel

Prestasi Tertinggi, Sumsel Raih WTP

PALEMBANG - Anggota V BPK-RI Dr Moermahadi Soerja Djanegara menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel Tahun Anggaran 2014 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  Pemberian WTP ini dilakukan dalam Rapat Paripurna Istimewa VI DPRD Provinsi Sumsel,  di ruang utama gedung DPRD Provinsi Sumsel, kemarin (23/6).
Predikat WTP yang diraih oleh Sumsel merupakan raihan laporan keuangan yang tertinggi yang pernah didapat. Penyerahan LHP dilakukan berbarengan dengan umat muslim sedang menunaikan ibadah puasa dan penghargaan tersebut merupakan berkah tersendiri.
Rapat paripurna istimewa tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas SE MM, dihadiri unsur pimpinan lainnya. Yakni H Chairul S Matdiah, Muhammad Yansuri, Nopran Marjani, dan anggota DPRD Provinsi Sumsel.
Sedangkan dari pihak eksekutif hadir Gubernur H Alex Noerdin, Wakil Gubernur H Ishak Mekki, seluruh pejabat serta kepala dinas, dan badan di lingkungan Pemprov Sumsel. Turut hadir perwakilan BPK Sumsel dan perwakilan BPKP. 
      Giri Ramanda dalam sambutan pembukaan Rapat Paripurna Istimewa VI, mengatakan, rapat paripurna tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara BPK-RI dengan DPRD Sumsel pada 10 Oktober 2010 lalu. “Tujuannya untuk lebih mengefektifkan hubungan kerja antara BPK-RI dan DPRD dalam rangka pelaksanaan penyerahan hasil pemeriksaan BPK-RI kepada DPRD Sumsel. Karena menurut hasil pemeriksaan BPK-RI dapat mengidentifikasi masalah, analisis dan evaluasi atas pengelolaan keuangan,” ujar Giri. Hal itu, lanjut  dia, dalam rangka mendukung terwujudnya good governance dalam penyelenggaraan negara. 
Di akhir sambutannya, Giri berharap dengan telah diterimanya LHP, maka DPRD dan Gubernur Sumsel dapat membahas raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2014.
Sementara itu, anggota V BPK-RI Dr Moermahadi Soerja Djanegara memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Sumsel dan jajaran, pimpinan dan anggota DPRD atas kesediaan dan dukungan kepada perwakilan BPK untuk mengadakan pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2014. “Walaupun pada tahun-tahun sebelumnya predikat yang diraih baru pada tingkatan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas laporan keuangan Pemprov Sumsel, tetapi Gubernur beserta jajaran dan Ketua DPRD dan anggota dengan bekerja keras untuk membenahi laporan keuangannya. Sehingga akhirnya pada LHP atas LKPD Tahun Anggaran 2014 Sumsel berhak mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ungkap Anggota V BPK-RI itu. 
Sementara itu, Alex Noerdin mengucapkan terima kasih kepada BPK-RI Perwakilan Sumsel yang telah melaksanaan pemeriksaan pada kinerja keuangan Pemprov Sumsel. Sehingga Sumsel mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini, menurut Gubernur, harus dipertahankan. Karena, menurutnya, mempertahankan suatu prestasi akan lebih sulit. Gubernur menekankan kepada seluruh SKPD agar bekerja lebih giat lagi. “Ini merupakan pertama kali kita mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  Prestasi ini merupakan modal kita semua untuk menuju target jauh ke depan, yakni Asian Games 2018,” pungkas Alex. (roz/ce1)