>> Home Metropolis DOR! Xenia Angkut Tedmon Berisi Mitan Ilegal
Kelilingi Bukit Siguntang
PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 BE, ribuan umat Buddha men...Readmore
Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013
PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrima FN akhirnya terpilih se...Readmore
Konser Musik, Bertabur Artis
PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pemkot menyiapkan berbagai&...Readmore
Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin akhirnya ...Readmore
UN SD Resmi Dihapus
JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik jenjang ke SMP/sederajat...Readmore
  • Kelilingi Bukit Siguntang

    PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 B...

  • Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013

    PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrim...

  • Konser Musik, Bertabur Artis

    PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pe...

  • Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M

    JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...

  • UN SD Resmi Dihapus

    JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Xenia Angkut Tedmon Berisi Mitan Ilegal

PALEMBANG – Mobil Daihatsu Xenia bernopol B 8374 JX yang hanya dikendarai dua penumpang namun terlihat sarat muatan, distop dan diperiksa aparat Unit Lantas Polsekta Kemuning, saat berhenti di traffic light Jl Angkatan 66, Palembang. Belakangan terungkap, dalam mobil terdapat tedmon dimodifikasi berisi 800 liter minyak tanah (mitan) ilegal.
Tak urung, mobil dan muatannya serta sopir dan kernetnya, langsung diamankan ke Mapolsekta Kemuning, Selasa (15/5), sekitar pukul 06.45 WIB. Yakni, Darwin (33) warga Desa Ujung Tanjung, RT 9/2, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, dan kernetnya, Sultan (26) juga warga Desa Ujung Tanjung.
Kapolsekta Kemuning Iptu Arman Sahti SH, melalui Kanit Reskrim Ipda Zubairi SH, mengatakan kedua tersangka diamankan saat berada di traffic light Jl Angkatan 66, hendak menuju ke Sekip Jl Amphibi. ”Kami telah amankan tersangka bersama barang buktinya, dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” singkat Zubairi.
Tersangka Darwin, mengaku dia hanya mengambil upahan mengantarkan mitan tersebut dari pemiliknya di Pangkalan Balai, Banyuasin dengan tujuan Sekip, Palembang. ”Berangkat subuh sampai Palembang biasanya jam tujuh pagi, diupah Rp50 ribu sekali antar. Dalam seminggu, kami bisa dua kali mengantarkan ke Palembang. Kadang di Pangkalan Balai juga, tergantung permintaan, Pak,” ungkap tersangka Darwin.
Untuk mitan itu sendiri, dibeli dari Din di Sungai Angit, Kabupaten Muba, per liternya Rp 5.700 dan dijual ke Palembang Rp6.300. Sementara tersangka Sultan, mengaku baru dua bulan ikut sebagai kernet mengantarkan pesanan mitan. ”Daripada nggak ada kerjaan, Pak, ya itu ikut saja. Pak Din itu ada kilang minyak tradisional, jadi kami belinya sama dia. Bukan kami saja Pak yang jual minyak ini ke Palembang, banyak juga yang lain. Kebetulan saja kami lagi apesnya,” cetus tersangka Sultan. (cj12/ce2) 


Add this to your website
 

--------------------------------------------------

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailGoyang Gergaji Mantan Klub
23 Feb 2013

PALEMBANG - Gelandang sayap Sriwijaya FC M Fahrudin akan kembali bersua menghadapi Arema Cronous, mantan klub yang membesarkan namanya. Pada laga Minggu (24/2), Fahrudin mengaku kalau dirinya ingin [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078