Back Anda disini: Home

Artikel

Agar Jangkauan Internet Lebih Luas

JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo kedatangan tamu istimewa hari ini (13/10). Mark Elliot Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO Facebook, akan 
bertemu dengannya di Balai Kota Jakarta. Satu rangkaian dengan kunjungan sebelumnya di India, Zuckerberg ke Indonesia untuk mendorong jangkauan internet yang lebih luas. 
Kepada beberapa media yang menemuinya kemarin, Jokowi membenarkan bahwa besok akan bertemu dengan Zuckerberg. Pelaksana Tugas (Plt ) Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH KLN) DKI Heru Budi Hartono, juga menyatakan bahwa pertemuan itu akan diselenggarakan hari ini. Tepatnya pada pukul 09.00 WIB di Balai Kota Jakarta. 
"Pertemuan ini atas permintaan Mark. Membahas apa? Kami belum tahu. Mungkin hanya obrolan santai saja," kata Heru kemarin (12/10). Setelah melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Jumat lalu, sehari berikutnya Zuckerberg sudah berada di Indonesia. Pagi buta kemarin, dia naik Candi Borobudur untuk melihat sunrise di sana. Momen ketika dia menikmati sunrise di Candi Borobudur dipamerkan Zuckerberg di akun Facebook-nya. 
"Besok (hari ini) untuk Internet.org, saya akan ada pertemuan dengan para developer, para mitra operator, dan pimpinan pemerintah di Jakarta," tulis Zuckerberg di akun Facebook-nya. Internet.org adalah proyek yang diluncurkan Zuckerberg pada Agustus tahun lalu. Melalui proyek itu, miliarder berusia 30 tahun itu ingin memperluas jangkauan internet di seluruh penjuru dunia. Hal itu dia yakini bisa memberikan kehidupan yang lebih baik kepada umat manusia. 
Dalam pertemuan dengan PM Modi, Zuckerberg menyatakan bahwa 2,7 miliar orang telah terkoneksi dengan internet. Namun, 4,5 miliar orang lainnya belum terhubung. "Terkoneksi dengan internet bukan hanya hak orang kaya dan berkuasa. Itu adalah hak asasi manusia," kata Zuckerberg sebagaimana dilansir Times of India. 
Pertemuan dengan Internet.org itu kemungkinan besar akan diselenggarakan di salah satu hotel di kawasan Kuningan, Jakarta. Sebab, sesuai undangan yang dikirimkan PT XL Axiata Tbk kepada Jawa Pos, mereka hari ini akan menyelenggarakan pertemuan dengan Facebook dan Internet.org. 
"Besok (hari ini, Red) memang ada acara dengan Facebook. Tapi belum ada informasi tentang kehadiran Mark," kata Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi. Hasnul sendiri akan menjadi salah satu pembicara dalam acara tersebut. "Pembicaraan dari saya nanti normatif saja, mendukung upaya bersama yang kita namakan Hackaton untuk meningkatkan pengalaman pelanggan," jelasnya.
Terpisah, politisi PDIP mantan Ketua Tim Media Center Jokowi-JK Zuhairi Misrawi menjelaskan, bahwa pertemuan Jokowi dan Mark lebih banyak berkaitan dengan keberadaan presiden terpilih itu yang begitu populer di media sosial, termasuk facebook. Terutama, saat kampanye pemilihan presiden (pilpres) 2014 lalu.
"Pertemuannya bakal santai-santai saja, meski memang akan dilakukan dalam forum yang sangat terbatas," kata Zuhairi saat dikonfirmasi tentang agenda pertemuan. 
 
        Jokowi dan Mark, menurut dia, akan banyak membicarakan tentang posisi media sosial dalam sumbangsihnya untuk perkembangan demokrasi. "Mereka punya semangat yang sama, bagaimana menempatkan media sosial untuk terlibat dalam penyehatan demokrasi," tandasnya.  
        Deputi Tim Transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla Hasto Kristiyanto yang dikonfirmasi juga membenarkan adanya pertemuan antara Jokowi dan Mark Zuckerberg. Namun dia masih  belum tahu agenda pasti yang dibahas dalam pertemuan itu. "Saya masuh belum tahu. Akan saya cek dulu ke protokoler," ujarnya.
Selain akan bertemu Jokowi, Mark Zuckerberg juga dijadwalkan bertemu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu. Sebelum tiba di Indonesia, Mark bertandang ke India. Di India, dia menemui Menteri Telekomunikasi dan Perdana Menteri India. (syn/gen/dyn/aph)