>> Home Metropolis Sumsel Warga Tolak SK Bupati OKI
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Warga Tolak SK Bupati OKI

KAYUAGUNG – Meski Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) telah menetapkan tapal batas antara Kecamatan Kota Kayuagung dengan Kecamatan Pedamaran di kawasan Sepucuk Kayuagung melalui surat keputusan bupati, namun SK tersebut ditolak warga.   Pasalnya warga menilai SK tersebut merugikan Kelurahan Kedaton karena sebagian wilayahnya hilang dan masuk dalam wilayah  Pedamaran.Penolakan terungkap dalam rapat penyelesaian sengketa batas Kecamatan Pedamaran dan Kecamatan Kota Kayuagung yang difasilitasi oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI di Ruang Rapat Bende Seguguk I, Senin (14/5).  Rapat dihadiri oleh perwakilan masyarakat dalam Kecamatan Kota Kayuagung dari Kelurahan Kedaton, Desa Teloko dan Desa Lubuk Dalam.
Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab OKI, Arif Akhadi menjelaskan, pemkab telah berupaya menyelesaikan sengketa batas ini, dengan melakukan pertemuan bersama pihak-pihak yang berbatasan lengkap dengan dokumen masing-masing.  Dari beberapa kali rapat, diketahui bahwa tapal batas Kelurahan Kedaton adalah berada di Talang Pemecah Gambir. Hal ini berdasarkan fakta yang diajukan oleh warga Kedaton. Sementara itu dari  Kecamatan Pedamaran meyakini tapal batas Kelurahan Kedaton berada di Tugu Kayu Batu bedasarkan peta dari Bappeda OKI. “Dari perbedaan tersebut setidaknya ada selisih luas wilayah hingga 6,56 KM antara kedua wilayah. Karena tidak ditemukan kesepakatan, kedua belah pihak baik Kecamatan Pedamaran maupun Kayuagung menyerahkan sepenuhnya penetapan tapal batas ke Pemkab OKI,” ujarnya.    Ada dua opsi yang ditawarkan, dari Kecamatan Pedamaran meminta 2/3 dari luasan lahan atau 4,38 km, sementara dari Kelurahan Kedaton meminta separuh luas yang disengketakan masuk dalam wilayah Kedaton atau sekitar 3,28 km.“Atas perbedaan tersebut, Pemkab OKI dengan kewenangannya yang diatur undang-undang memutuskan tapal batas keduanya berada di Km 3,85 atau antara kedua opsi,  hal ini dituangkan dalam SK Bupati OKI,”  ujarnya. Jika masyarakat Kadaton tidak bisa menerima SK tersebut pihaknya akan melaporkan hal tersebut ke Bupati OKI.
Kabag Pertanahan OKI, Drs Alamsyah mengatakan, pertemuan ini merupakan upaya untuk mengakomodir keinginan masyarakat.  “Kita sudah berupaya, namun ini jelas di luar kewenangan kami dan ini akan disampaikan bupati, nanti kita tunggu saja apa langkah yang akan diambil terkait persoalan tersebut,” ujarnya seraya mengatakan, dari tapal batas yang di-SK-kan tersebut juga belum tentu disetujui oleh masyarakat Kecamatan Pedamaran.Perwakilan masyarakat Kedaton, M Denin didampingi warga lainnya mengatakan, masyarakat Kedaton sudah terus berupaya untuk bersabar dalam penyelesaian tapal batas ini dengan harapan apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat terwujud.(hak/ce2)


Add this to your website
 

--------------------------------------------------

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078