Rab07292015

Last update01:05:16 PM

Back Anda disini: Home

Artikel

Antisipasi Siswa “Siluman”

PALEMBANG - Tes Potensi Akademik (TPA) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA kemarin diselenggarakan serentak di 22 SMA 
negeri di Metropolis. Pantauan Sumatera Ekspres di beberapa lokasi tes yaitu SMAN 6, SMAN 3, dan SMAN 17, pelaksanaan TPA berjalan lancar.
Masing-masing sekolah memiliki standar kesulitan soal yang berbeda. Ada lima mata pelajaran yang diuji yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, IPA, IPS dengan total jumlah 50 soal pilihan ganda.
Diketahui, pada pelaksanaan TPA PPDB SMA sederajat kemarin (22/6) diikuti sebanyak 13.097 peserta. Jumlah ini tidak sebanding, pasalnya siswa yang diterima di 22 SMA negeri hanya berjumlah 5.381 siswa. Dengan jumlah tersebut tentu peluang untuk masuk SMA negeri sangat ketat, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang akan mengantisipasi hal yang dapat berpotensi kecurangan.
"Ya, untuk masuk sekolah negeri ini memang sangat terbatas, sementara jumlah pesertanya sangat banyak. Kami akan antisipasi supaya tidak ada siswa 'siluman', PPDB tahun ini akan dilakukan pengawasan yang ketat," kata Kabid SMP/SMA/SMK Disdikpora Palembang, Drs Lukman Haris MSi kemarin (22/6).
Dijelaskan, pendataan peserta PPDB SMA semuanya terdata baik di dalam server PPDB online. "Kalau ada perubahan data sekolah saat KBM (kegiatan belajar mengajar, red) dimulai, kami akan meminta sekolah mempertanggungjawabkan hal tersebut dan bisa menjelaskan adanya perubahan data. Kami tidak ingin proses PPDB ini bisa mencederai pengembangan pendidikan," tegasnya.
Dikatakan Lukman, dengan metode pendaftaran PPDB online tersebut dapat terpantau dengan baik, sekolah tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Pasalnya, semua orang tua bisa melihat hasil tes anaknya di website. 
“Pola penilaian PPDB ini yaitu 20 persen nilai rapor, 20 persen nilai UN, dan 60 persen hasil tes. Semua masyarakat berhak untuk mengawasi jalannya PPDB ini,” ungkapnya.
Sementara itu, jadwal pengumuman hasil kelulusan PPDB SMA mengalami perubahan, semula yang ditetapkan pada 27 Juni diundur menjadi 29 Juni dan akan diumumkan secara online melalui website PPDB online Palembang. "Setelah dinyatakan lulus, siswa nantinya diwajibkan melakukan pendaftaran ulang. Ini bertujuan untuk meminimalkan siswa 'siluman'," pungkasnya. (but/ce2)