Back Anda disini: Home

Artikel

Putri Indonesia 2014 Menuju Miss Universe 2015

Elvira Devinamira berkesempatan menghadiri charity event bersama Miss Universe Gabriela Isler dan Miss USA 2013 Erin Brady di New York, AS, Mei lalu. Foto: AP


PUTRI Indonesia 2014 Elvira Devinamira, 21, kini fokus dengan berbagai persiapan untuk berkompetisi di ajang 63rd Miss Universe (MU). Kali ini, pemilihan ratu sejagat tersebut digelar di Doral, Miami, Amerika Serikat (AS), pada 25 Januari 2015 mendatang. Demi memberikan penampilan terbaik, Elvira terus menimba ilmu dari para ahli di bidangnya.

Kecantikan Elvira saat ditemui di Graha Mustika Ratu, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis kemarin (9/10) memang tidak terbantahkan. Dia terkesan semakin siap menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Universe.

Kepada Jawa Pos, Elvira bercerita bahwa banyak yang harus dipersiapkan untuk ajang itu. Memang, menjadi kontestan MU adalah konsekuensi dari terpilihnya dia sebagai Putri Indonesia 2014. Tapi, dia sudah menyiapkan diri sebaik mungkin.

Demi dapat tampil sempurna dalam kompetisi itu, Elvira tidak ragu untuk ’’curi start’’. Bulan Mei lalu, Elvira terbang ke New York untuk menghadiri sebuah gala event Operation Smile’s Smile Event bersama Miss Universe Gabriela Isler dan Miss USA 2013 Erin Brady. Dia juga sempat bertemu pesaingnya dari AS di ajang MU nanti, yakni Miss USA 2014 Nia Sanchez.

’’Saya ketemu cuma satu malam karena mereka so busy,’’ ucapnya.

Meski perjumpaan berlangsung singkat, Elvira mengatakan banyak hal yang bisa dipelajari dari mereka. ’’Mereka tidak perlu bicara banyak. Saya sudah bisa lihat dari cara mereka bersosialisasi dengan orang lain. Waktu itu kan ikut kegiatan sosial. Mereka itu sederhana. Tentu aja kemampuan public speaking mereka hebat,’’ terang Elvira yang punya tinggi badan 175 sentimeter tersebut.

Baik Gabriela Isler maupun Erin Brady berpesan pada Vira (panggilan Vira) agar dirinya tidak grogi saat berkompetisi. ’’Kata mereka, enjoy that moment. Pelajari semua pengalaman. Be your self, lakukan yang terbaik, nggak boleh sombong, nggak perlu galau, dan banyak lagi,’’ paparnya. Di sana, Vira juga menjalani sesi pemotretan dengan fotografer resmi Miss Universe Fadil Berisha. Dia adalah fotografer yang biasa memotret para kontestan Miss Universe untuk sesi penjurian photo shoot.

Bertemu fotografer fashion tingkat dunia, Vira mengaku senang. Apalagi, pertemuan tersebut didasari inisiatifnya sendiri. ’’Iya, semuanya inisiatif saya sendiri. Dari dia saya banyak belajar,’’ tuturnya.

Vira mengatakan bahwa Berisha sempat mengkritik kulitnya yang terlihat kering. Padahal, untuk ikut ajang Miss Universe, semua harus terlihat sempurna. ’’Itu menjadi catatan saya. Sepulang dari AS, langsung saya perbaiki,’’ lanjutnya.

Putri Indonesia yang mewakili Jawa Timur tersebut juga mengikuti beberapa training di Singapura. Khususnya, belajar make-up dan cara berjalan di catwalk. ’’Saya melakukan ini sejak awal terpilih menjadi Putri Indonesia. Meskipun belum ditentukan jadwal (kompetisi MU) kapan, saya sudah cari pelatihan ke Singapura. Memang, dari YPI juga ada pelatihan, tapi kan saya juga butuh ilmu dari luar,’’ tegasnya. Dia merasa harus mencari ilmu lebih banyak.

Elvira yang masih tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) itu juga mempelajari berbagai metode public speaking dan teknik menjawab pertanyaan juri level Miss Universe. ’’Jadi bener-bener. Ya inilah persiapan untuk Miss Universe tahun depan,’’ ujarnya sambil menghela napas.

Dalam menjalani proses latihan menjawab pertanyaan juri, Elvira disuguhi beragam pertanyaan yang berbeda. Dalam menjawab pertanyaan, tidak boleh disinggung SARA dan hal-hal yang sensitif bagi publik. Meski terdengar mudah dan sederhana, hal itu sulit. Terkadang, hanya karena grogi, semua jawaban yang sudah disiapkan dalam pikiran hilang begitu saja.

Semua usaha tersebut dilakukan untuk mendapat bayangan yang terang soal kompetisi yang akan dia ikuti. Agar mampu bersaing dengan para kontestan lainnya, Vira harus mendapat perhatian dan dikenal orang sebanyak-banyaknya. Beberapa waktu lalu, Vira menjadi pemberitaan di sebuah situs beauty pageant. Situs tersebut memuat salah satu foto Vira yang tengah menggenggam Rosario.

Vira mengaku tidak resah dengan adanya pemberitaan itu. Bahkan, dia menilai foto itu akan semakin memopulerkan namanya. Dia menjelaskan, itu dibuat tidak untuk menghina golongan tertentu. ’’Itu hanyalah fashion, cuma mungkin ada beberapa negara yang nggak suka sama saya. Saya sadari itu bisa menjadi titik celah untuk menjatuhkan saya di Miss Universe nanti. Tapi, saya punya bukti dari fotografernya. It’s just an art, tidak untuk menghina siapa pun,’’ tegasnya. (dod/c17/jan)