Adios, Maradona PDF Cetak E-mail
Rabu, 28 Juli 2010 23:30
Berakhir sudah kebersamaan Diego Maradona dengan timnas Argentina. AFA ( federasi sepak bola Argentina, red) resmi mengumumkan kabar ini setelah komite eksekutif menyatakan menolak syarat yang diajukan Maradona. Organisasi yang diketuai Julio Grondona itu pun batal memperpanjang kontrak Maradona.
    Ini keputusan yang sulit buat AFA, mengingat legenda hidup Argentina itu sejatinya mendapat banyak dukungan untuk tetap membesut Lionel Messi dkk untuk empat tahun ke depan. Pemain, sebagian besar rakyat Negeri Tango, hingga Presiden Cristina Fernandez sangat mengharapkan dia tetap di posisinya.
    Hal ini sebenarnya sudah bisa ditebak sehari sebelumnya, ketika AFA keberatan memenuhi syarat Maradona. Seperti diberitakan, Maradona bersedia tinggal jika boleh membawa semua stafnya. Sebaliknya, AFA sudah lama ingin memecat asisten pelatih Alejandro Mancuso, yang notabene merupakan teman dekat pemilik gol tangan tuhan tersebut. .
    “Presiden (Grondona, red) mengatakan bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan antara apa yang ingin dicapai AFA dengan visi Maradona untuk masa depan," ungkap juru bicara AFA Cherquis Bialo, seperti dilansir Associated Press.  
    “Ya, Diego menutup dirinya dari segala kemungkinan perubahan," timpal anggota komite eksekutif AFA Luis Segura. "Dia memang punya hak untuk melakukan apa pun yang dia inginkan. Termasuk, mempertahankan seluruh stafnya. Tapi, AFA juga punya hak yang sama, dan kami punya pandangan beda soal cara memajukan sepak bola Argentina," lanjut dia.
    AFA sendiri sebenarnya sulit melepas Maradona. Selain karena punya basis dukungan yang kuat, pria yang di masa lalunya banyak berkutat dengan alkohol dan obat-obatan terlarang itu sesungguhnya pelatih yang bagus. Sebagai pahlawan Piala Dunia 1986, dia punya karisma kuat yang membuatnya dihormati anak buah.
    Tapi, AFA berpendapat, kualitasnya sebagai pelatih top tidak akan menghasilkan gelar bagi Tango sebutan timnas Argentina jika dia tetap mempertahankan deretan asistennya. Selain Mancuso, Oscar Ruggeri juga dianggap paling bertanggung jawab atas rapuhnya pertahanan Argentina di Piala Dunia 2010 lalu. Pasalnya, dia merupakan pelatih spesialis sektor belakang.
    Kini, tugas baru AFA adalah menemukan pengganti yang cocok buat Maradona. Namun, mereka tidak mau buru-buru. Untuk uji coba melawan Irlandia, 11 Agustus mendatang, Messi dkk akan ditangani manajer tim U-19 Sergio Batista.
    Meski terkesan tak buru-buru mencari pelatih baru, sejumlah spekulasi sudah merebak di kalangan media lokal. Beberapa nama bermunculan sebagai kandidat terkuat, misalnya pelatih Estudiantes Alejandro Sabella, dan Miguel Russo yang kini membesut Racing. Eks pelatih Tango Marcelo Bielsa juga masuk bursa. Di Piala Dunia 2010 lalu, dia sukses membawa Cile ke 16 Besar. (na)

Comments
Add New Search
Beri Komentar
Nama:
Email:
 
Judul:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

ALL SPORT

Stop
Play
  • Robinho Beber Aib City Robinho sudah resmi meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan AC Milan. Meski ...
  • Tanpa Hargreaves-Bebe Owen Hargreaves memang masuk dalam skuad Manchester United di Premier League musim...
  • Servis Tak Terpatahkan Gelar grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka menjadi satu-satunya grand slam yang belum pernah dime...
  • PEDE PEDROSA Setelah ditelikung Jorgo Lorenzo di sesi latihan ke-2, Dani Pedrosa mengamuk...