Rab09032014

Last update01:56:27 PM

Back Anda disini: Home

Artikel

Tiket Relatif Murah

PALEMBANG – Butuh dana tidak sedikit untuk menggelar Dodi Reza Alex (DRA) International Friendly Match. Diperkirakan habis hingga ratusan juta untuk melaksanakan dua laga. Masing-masing, Sriwijaya FC U-21 kontra Perak FA di Stadion Bumi Sriwijaya, 28 Februari dan Sriwijaya FC senior menghadapi Perak FA di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, (1/3) nanti.

    Mengingat tuan rumah harus keluarkan dana untuk panitia pelaksana (panpel) berikut petugas keamanan, panitia pertandingan, hingga biaya listrik karena Lancine Kone dan kawan-kawan bakal ditandingkan malam (pukul 19.00 WIB).
    Meski demikian, bukan berarti setiap laga penonton dipungut biaya. Misal saat Laskar Wong Kito Mudo (julukan Sriwijaya FC U-21) main, tiket masuk stadion digratiskan. “Namun tiket untuk tim senior relatif murah. Tidak sama dengan laga home Indonesia Super League (ISL),” ujar Dodi Reza Alex, presiden Sriwijaya FC kepada awak media, kemarin.
Dikatakan Dodi, pertandingan ini bertujuan memantapkan persiapan Sriwijaya FC senior di laga tandang lawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, (9/3) nanti dan lawan Semen Padang di Stadion Agus Halim, (13/3). Sama halnya dengan tim junior yang ingin pertahankan gelar ISL U-21 musim ini.
    “Uji coba ini dibutuhkan para pemain agar jeda waktu libur menjelang pertandingan setidaknya kebugaran pemain terjaga,” tambah putra sulung Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin ini.  
    Masih kata dia, International Friendly Match tidak hanya mengundang klub asal Malaysia. Rencana ke depan, salah satu klub liga primer asal Thailand dan Korea Selatan (Korsel) akan didatangkan ke Palembang. “Kalau tidak Juni, Juli bisa kami hadirkan untuk pecinta Sriwijaya FC,” tuturnya.     
    Pertandingan juga sebagai ajang promosi Sumsel untuk bekerja sama dengan Malaysia di bidang agrobisnis karena daerah Perak Malaysia sedang berkembang di bidang pertanian. “Kami ingin adakan juga semacam diplomasi lewat sepak bola, baik bersifat formal maupun nonformal dengan salah satu petingginya,” bilang anggota DPR RI ini.
    Dodi berharap, kerja sama ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya agar kedua tim semakin solid untuk hadapi kompetisi. “Mereka memilih Sriwijaya FC untuk dijadikan lawan tandang karena Sriwijaya FC sudah punya nama di Indonesia. Jadi kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaiknya,” tutup Dodi.
    Sementara itu, Direktur Keuangan Sriwijaya FC, Augie Bunyamin mengatakan, biaya tiket pertandingan secara teknis di bawah harga pertandingan kompetisi ISL pada umumnya. Baik tiket VVIP, VIP, tribun Barat, Utara, dan Selatan. “Besok (hari ini, red) sudah ada keputusan berapa tiket masing-masing tribun akan dikomersialkan,” ujar Augie. (cj5/ion/ce5/ndy)