>> Home Home Arsip METROPOLIS Kamil-Silvia, BGK 2012
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Kamil-Silvia, BGK 2012

PALEMBANG – Malam Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kampus (BGK) Provinsi Sumatera Selatan 2012 berlangsung spektakuler di Hotel Aryaduta, Minggu (6/4). Terpilih sebagai BGK Sumsel 2012 adalah M Kamil dan Masayu Silvia. Keduanya, mahasiswa Universitas Sriwijaya. 
Peraih prestasi lain, Wakil I, M Fachruddin (Unsri) dan Vina Siregar (Unsri), Wakil II, Ivan Karamy (Unsri) dan Tety Kartika Sari (Unsri). Selanjutnya Harapan I, M Riyansyah (Politeknik Sriwijaya) dan Uswah Utami (Unsri), Harapan II, A Marzuki (Unsri) dan Noni (Politeknik Sriwijaya), Harapan III Fernando Muslimin (Unsri) dan Elsa Diah Marta (Unsri).
Sedangkan Bujang Gadis Kampus Favorit jatuh kepada Handri Pratama (Unsri) dan Regina Fitria (Unsri). Untuk Bujang Gadis Kampus Persahabatan disandang oleh Sandy Kurniawan (Poltekes Kemenkes) dan Monica Ramadhani (Unsri).
Pantauan Sumatera Ekspres, acara diawali dengan perkenalan ke-15 pasangan Bujang Gadis Kampus diiringi irama musik yang menghentak. Sorak-sorai para pendukung dan keluarga dari para Bujang Gadis Kampus pun turut memenuhi ruangan. Sebagian pendukung terlihat membawa spanduk dan pernak-pernik unggulan masing-masing.
Ke-30 finalis Bujang Gadis Kampus terlihat gagah dan anggun memakai  rancangan kombinasi bermotif blongsong dan jumputan dari Rumah Songket Adis. Kemudian, para finalis menunjukkan keahlian dalam menari secara bersama-sama di atas panggung. Acara dipandu MC Ryan Wiedaryanto (presenter Indosiar) dan Sonya Monita (presenter TVRI).
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumsel yang diwakili oleh staf ahli Gubernur Bidang Pemerintahan HM Jhonson, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs H Ade Karyana MEd, dan Pembina Ikatan Bujang Gadis Kampus Sumsel Drs Sigit Budianto. Turut hadir, putra-putri Kampus Ajeg Bali dan duta-duta wisata se-Sumsel.
“Saya menyambut baik pemilihan BGK Sumsel ini dalam upaya meningkatkan SDM yang cerdas dan berakhlak mulia. Saya juga berharap IBGK yang merupakan asset Sumsel dapat menjalankan peranannya dalam mendukung pemerintah di bidang pendidikan,” kata HM Jhonson dalam sambutannya.
Ia menambahkan agenda BGK akan dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih besar. “Sekarang kegiatan ini baru ada di DKI Jakarta, Sumsel dan Bali. Saya nanti akan meminta Dirjen kebudayaan untuk menginisiasi kegiatan ini ke tingkat nasional. Kita upayakan Sumsel dapat menjadi tuan rumahnya nanti,” ujarnya sekaligus membuka acara pukul 21.17 WIB.
Menurut Ketua Umum Ikatan Bujang Gadis Kampus Sumsel Surya Santriando, pemilihan bujang gadis kampus, salah satu media untuk mencari generasi muda yang tidak hanya pintar secara intelektual tetapi juga mempunyai karakter yang kuat dan kreatif.
Ia menjelaskan BGK dilaksanakan setiap tahun sejak 2002. “Jadi pemilihan kali ini merupakan pemilihan BGK Sumsel ke-10. Pemilihan pertama merupakan cikal bakal IBGK menjadi binaan dari Dinas Pendidikan Nasional Sumatera Selatan Sub Dinas Pembinaan Kebudayaan,” ujar Surya dalam menyampaikan selayang pandang tentang Bujang Gadis Kampus Sumsel.
Sementara itu, Pembina IBGK Drs Sigit Budianto mengatakan dari 339 mahasiswa yang andil dalam seleksi BGK Sumsel 2012, terpilih 15 bujang dan 15 gadis di grand final. “Proses seleksi sangat ketat, mulai dari tes tertulis dan pengetahuan umum. Selain itu, mereka juga menjalani masa karantina selama  7 hari di Asrama haji.”
Juara Bujang Gadis terpilih akan mendapat uang tunai Rp7,5 juta, Wakil I Rp6juta,  Wakil II Rp5juta. Sedangkan Harapan I sebesar Rp4 juta, Harapan II Rp3,5 juta dan Harapan III Rp3 juta. Kemudian Juara Persahabatan dan Juara Favorit masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp2 juta. Turut memeriahkan acara, Aldita finalis Indonesia Mencari Bakat (IMB) 2010 dan Audi Andana beserta band.
Dewan juri yang memberikan penilaian, di antaranya Prof dr H Slamet Widodo MS MM (juri akademik), Machdalena Vianty SPd (juri bahasa Inggris), Yudi Syaropie (juri sejarah dan budaya Sumsel), Romi Febriansyah SH (juri organisasi dan kepemudaan) dan Feriliana Psi (juri psikologi).  (cj7)




Add this to your website
 

ALL SPORT

article thumbnailPercepat Jalur Juara
23 Feb 2013

LONDON - Manchester United akan bertandang ke markas Queens Park Ranger dalam lanjutan Premier League yang akan dilangsungkan Sabtu (23/2). Pertandingan yang rencananya disiarkan Global TV mulai pu [ ... ]


Berita lain

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078