Back Anda disini: Home

Artikel

Seperempat Pembiayaan Disumbang Metropolis

PALEMBANG - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah tahun ini targetkan mampu meraup laba sebesar Rp16 miliar naik Rp7 miliar dibanding pencapaian tahun lalu sebesar Rp9 miliar. Target tersebut diyaki ni bisa tercapai melihat pertumbuhan perbankan di Sumsel yang growth tahun lalu. Branch Manager BRI Syariah Palembang, Nur Huda mengatakan, untuk mendapat laba tersebut pihaknya targetkan

berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp500 miliar yang akan dijadikan modal bisnis untuk penyaluran pembiayaan. "Sejak Januari sampai saat ini DPK yang berhasil kami dihimpun sebesar Rp350 miliar," ujarnya di sela-sela Developer Gathering Bersama BRI Syariah di Ballroom Hotel Clasie, kemarin, (20/2).
Namun, kata dia, saat ini DPK masih didominasi oleh deposito yang mencapai 70 persen. Sisanya tabungan dan giro. Agar laba yang didapat lebih besar tahun ini pihaknya konsentrasi menghimpun dana masyarakat dari tabungan dan giro (dana murah). "Tahun ini kami targetkan bisa menekan deposito menjadi 60 persen sisanya tabungan dan giro," kata dia.
Dengan demikian kata dia, laba yang didapatkan pasti akan lebih besar. “Kalau deposito yang besar maka bunga yang diberikan jauh lebih besar . oleh karena itu, deposito terus diminimalisir. Ia mengaku, tahun ini penyaluran biaya ditargetkan Rp550 miliar dengan persentasi 25 persen konsumer dan 20 persen sektor mikro sisanya ke sektor lain. "Target kami FDR ditargetkan 105 persen, lebih tinggi dibanding ketentuan Bank Indonesia (BI) 85 persen," ungkapnya.
Sementara itu, apresiasi kepada nasabah pihaknya memberikan bea siswa senilai Rp1 juta kepada lima orang nasabah dengan kategori lancar mengangsur kredit. "Beasiswa ini kami harapkan bisa sedikit membantu untuk membeli anaknya perlengkapan sekolah. Selain itu, untuk menambah loyalitas nasabah, "  tukasnya (cj9/ndy).