Kam11272014

Last update07:29:50 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Minta Jokowi Jaga Warisan SBY Membentuk Citra Indonesia

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam hitungan beberapa hari ke depan akan segera lengser. Selanjutnya, Joko Widodo akan dilantik menjadi Presiden RI ketujuh pada 20 Oktober nanti.

Partai Demokrat (PD) sebagai penyokong utama pemerintahan SBY pun berharap torehan positif yang diwariskan pemerintah selama ini bisa diteruskan oleh pemerintahan yang akan datang. Jika kelak resmi memegang pemerintahan, Jokowi -panggilan Joko Widodo- diharapkan tetap melanjutkan torehan positif warisan SBY, termasuk dalam meningkatkan citra Indonesia di mata dunia.

Menurut Ketua DPP PD, Michael Wattimena, salah satu torehan SBY yang dipuji dunia internasional adalah Bali Democracy Forum yang baru saja digelar 10-11 Oktober akhir kemarin. Michael menyebut forum internasional yang telah digelar sejak 2008 itu sangat mengangkat citra Indonesia sebagai negara demokrasi.

Michael menegaskan, tidak ada salahnya bila Jokowi meneruskan Bali Democracy Forum. “Karena berdasarkan pengalaman selama ini, kehadiran tokoh internasional dan berpengaruh di forum itu menunjukkan bahwa iklim demokrasi yang berjalan di Indonesia di era Pak SBY mendapat pengakuan. Partai Demokrat mendukung Pak Jokowi untuk melanjutkan forum itu," Michael Wattimena, di Jakarta. Minggu (12/11).

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Papua Barat itu menjelaskan, BDF yang diinisiasi SBY telah menjadi ajang yang baik untuk mengampanyekan demokratisasi di Indonesia berjalan baik. Bahkan, melalui ajang BDF pula negara-negara lain bisa belajar demokrasi ke Indonesia.

Michael menambahkan, SBY dan Jokowi merupakan hasil dan bukti bahwa demokratisasi di Indonesia berjalan baik. Mengutip pernyataan W‎akil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal, hampir semua peserta meminta agar penyelenggaraan BDF dilanjutkan pada pemerintahan mendatang karena forum tahunan itu dianggap bermanfaat.

“Kami mengharapkan agar ada kontinuitas program. Tentunya kita berharap ‎Pemerintahan Jokowi-JK mendengar permintaan tersebut, sehingga Bali Democracy Forum bisa terus digelar di masa mendatang," pungkas Michael.(ara/jpnn)