Jum08282015

Last update08:25:10 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Carlos-Guti Jadi Opsi

PALEMBANG – Gagal mendatangkan bomber andalan Chelsea, Diego Costa membuat pihak promotor Joma Starball berupaya

mencari pengganti. Dua nama mantan punggawa Real Madrid yakni Roberto Carlos dan Guti Hernandez, kemungkinan menjadi opsi untuk menjadi pengganti striker Spanyol berdarah Brazil ini.
Hal ini disampaikan langsung Jhonny Makmur, Director Sales and Marketing Joma Indonesia melalui emailnya. Bahkan dari data yang disampaikannya kemarin, tak terlihat nama Diego Costa sebagai nama pemain yang akan turut memeriahkan laga Starball pada 27 Juni di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Ini juga menjadi kemungkinan jika nama Micel Salgado masih berpeluang mengisi nama pemain yang akan dilaga Starball nanti.
”Pengganti Costa, masih bisa berubah antara Roberto Carlos atau Guti Hernandez,” jelasnya, kemarin siang (22/6).
Seperti diketahui, nama Roberto Carlos dan Guti Hernandis merupakan dua nama legenda Real Madrid hingga 1994. Carlos merupakan pemain asal Brazil berposisi sebagai bek kiri dengan ciri khas tendangan bebas dan sooting-shoting kerasnya. Selama berkarir di Real, carlos berhasil mengahantarkan banyak gelar, termasuk saat Real berhasil menghantarkan trofi liga Champion tahun 2001-2002.
Sementara Guti Hernandez atau bernama lengkap José María Gutiérrez Hernández merupakan gelandang sekaligus legenda Real saat ini. Kesetiaan Guti pada Real Madrid dibuktikan dengan rela menempati posisi yang tidak pasti, mulai dari gelandang bertahan, gelandang menyerang, hingga penyerang murni. Saat bermain di Real Madrid, ia pernah menjadi kapten kedua Real Madrid. Nomor punggung yang dipakainya ialah nomor 14.
Sedangkan terpisah, ada 16 nama punggawa legenda timnas Indonesia yang dirilis akan turun dalam laga Starball kali ini. Dan dari nama-nama pemain ini, hampir rata-rata merupakan mantan punggawa Laskar Wong Kito yang sudah tak asing di telinga. Seperti Ponaryo Astaman, Firman Utina, Budi Sudarsono, Leo Saputra, Maman Abdurahman.
Ada juga punggawa-punggawa lain seperti Gunawan Dwi Cahyo, Kurniawan Dwi Cahyo, Aris Indarto, Gendut Doni, Alex Pulalo, Ilham Jayakusuma, Rochy Putiray, Bima Sakti, dan Rahmat Affandi. Untuk pelatih akan ditempati Indrianto yang merupakan juru racik eks Primavera.
            Sementara itu, dari kubu jersey kuning-kuning hingga sekarang belum bisa dipastikan  yang akan turun dalam laga anti. Augie Bunyamin Ketua Panpel Starball mengungkapkan rencana awal untuk memainkan skuad terbaik Laskar Wong Kito, namun berubah pasca rencana pembubaran tim.
“Jelas nama timnya akan berubah, apakah akan menjadi Sumsel Selection atau seperti apa. Karena memang pemainya bukan sepenuhnya Sriwijaya. Ada sebagian dari Sriwijaya FC U21, dan Jugga Asprov Sumsel,” tukasnya. (cj11).