>> Home
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Ketat, Menang Tipis

Mencatatkan diri sebagai siswa berprestasi tingkat Kota Palembang, tentu kebanggaan bagi Aswenti, Dela Ulfiarakhma (Dela), Siti Aisyah (Icha), Satrio Dwi Cahya (Satrio), Syifa Sjakira Nikmah (Syifa) dan M Dzaky Rain Syah (Dzaky). Apalagi, pengukuhannya bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei lalu di Gedung Sriwijaya Promotion Center (SPC), Jakabaring. Seperti apa perjuangan mereka? Berikut hasil wawancara wartawan Sumatera Ekspres, A Reiza Pahlevi, Neni, dan M Chuzairin dengan keenamnya.

Kok ikut pemilihan siswa berprestasi?
Aswenti    : Ya, ikut karena ditunjuk mewakili sekolah
Dela         : Sama, ditunjuk sekolah. Yang jelas, senang ikut pemilihan ini.
Icha         : Selain ditunjuk sekolah juga karena kemauan sendiri.
Satrio         : Saya ditunjuk sekolah, tapi saya memang ingin jadi siswa berpretasi.
Syifa        : Mungkin karena saya siswa berprestasi di sekolah, makanya sekolah menunjuk saya untuk ikut berpartisipasi di pemilihan itu.
Dzaky         : Karena ditunjuk sekolah.


Apa sih persiapannya?
Aswenti    : Persiapannya, Alhamdulillah kita diberi pembinaan dari sekolah dalam bidang akademik, kepemimpinan, tanggung jawab, keterampilan dan lainnya. Kalau fisik sih, jelas jaga  kesehatan agar tetap stabil dan tidak menggangu konsentrasi belajar.
Dela         : Persiapan dilakukan mulai dari materi, fisik maupun mental. Seperti melakukan pembahasan materi pelajaran. Terpenting, menjaga kesehatan.
Icha         : Dari pihak sekolah dilakukan pembinaan, kemudian belajar sendiri dan tak lupa doa.
Satrio         : Belajar, mengerjakan latihan-latihan soal dan doa.
Syifa        :Rajin belajar dan banyak latihan soal di rumah. 
Dzaky         : Mengulangi pelajaran sekolah di rumah. Juga mengurangi waktu bermain.


Ikut kursus ya?
Aswenti    : Kalau saya ikut.
Dela         : Ikut. Kursus privat pelajaran sekolah di rumah dan juga Biola di Symphony Palembang.
Icha         : Nggak, saat SD pernah kursus bahasa Inggris di Syailendra Sako.
Satrio         : Ikut, kursus bahasa Inggris di Budiwijaya dan les tambahan di sekolah tiap Minggu.
Syifa        : Ya, saya kursus di Gilland Ganesha dan Primagama Quantum Kids
Dzaky         : Ikut kursus di lembaga ST –Ignatius dan les Drum di Symphony.




Seperti apa sih seleksinya?
Aswenti    : Tingkat sekolah terlebih dahulu. Awalnya dipilih enam siswa dari program jurusan. Lalu, dipilih lagi tiga siswa yang mewakili sekolah ke pemilihan siswa berprestasi.
Dela         : Seleksi dilakukan secara internal di sekolah. Menjaring pelajar berprestasi di SMA Plus Negeri 17 Palembang, sebagai perwakilan untuk mengikuti seleksi siswa berprestasi tingkat kota Palembang 2012.
Icha         :  Seleksi dimulai dari sekolah, kemudian dilanjutkan ke tingkat kota.
Satrio         : Dari sekolah langsung ke tingkat kota. Tes yang pertama lewat akademik. Kemudian, hari berikutnya tes ketrampilan wajib dan keterampilan pilihan. Setelah itu, wawancara tentang kepribadian dan kepemimpinan.
Syifa        : Seleksinya dimulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kemudian kabupaten/kota. Setelah itu, tingkat provinsi dan terakhir tingkat nasional. Tesnya intelektual, dan tertulis. Terdiri dari 6 mata pelajaran, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan PKN.
Dzaky         : Setelah mengikuti seleksi di sekolah, kemudian pihak sekolah mengirim saya untuk mengikuti seleksi siswa berprestasi tingkat kecamatan. Setelah berhasil lalu dikirim ke tingkat Kota Palembang.


Ketat tidak persaingannya?
Aswenti    : Sangat ketat karena banyak wakil dari sekolah lain juga punya potensi besar. Tapi, hal ini bisa menjadi motivasi agar dapat menjadi yang terbaik.
Dela         : Sangat ketat, bersaing dengan teman dari sekolah sendiri saja sudah ketat, apalagi antar siswa di kota Palembang.
Icha         : Cukup ketat, karena banyak siswa pintar dari berbagai sekolah.
Satrio         : Ketat, apalagi pesertanya 200 lebih. Selain itu, juga banyak yang sering ikut berbagai lomba.
Syifa        : Ya sangat ketat.
Dzaky         : Sangat ketat, soalnya ketika pembacaan nama –nama pemenang dan skor nilai yang diperoleh ternyata tidak jauh berbeda dari peserta sekolah lain di Palembang. Istilahnya menang tipis

Memang pasang target?
Aswenti    : Tidak terlalu. Yang jelas minimal menjadi yang terbaik dan bisa membawa nama baik sekolah
Dela     : Saya punya target untuk menjadi siswa berprestasi tingkat kota Palembang 2012 dan melanju ke tingkat berikutnya untuk menjadi siswa berprestasi tingkat provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) 2012.
Icha : Iya, target saya harus bisa.
Satrio : Hanya 10 besar, karena saat kelas 5 SD dulu, hanya sampai di tingkat kecamatan saja. Nggak  sampai tingkat kota.
Syifa: Tidak pasang target tetapi berharap ingin memang
Dzaky : Tidak pasang target, bahkan saya tidak menyangka bisa keluar sebagai siswa berprestasi tingkat SD di Kota Palembang. Alhamdullilah saya memperoleh tropi, piagam, dan uang pembinaan.


Sebelumnya pernah ikut pemilihan serupa?
Aswenti    : Belum pernah ikut
Dela         : Pada 2009, saya pernah menjadi juara pertama siswa berprestasi kelompok SMP Putri tingkat kota Palembang. Alhamdulillah juga berhasil mendapat prestasi sebagai siswa berprestasi kelompok SMP putri tingkat Provinsi Sumsel 2009.
Icha         : Belum pernah.
Satrio         : Saat SD kelas 5 sudah pernah, tapi belum menang.
Syifa        : Tidak pernah. Ini yang pertama kali.
Dzaky         : Belum pernah ikut.


Dukungan orang tua dan sekolah seperti apa?
Aswenti    : Sangat super.  Sekolah men-support banyak hal, sedangkan orangtua juga tidak lupa selalu mendoakan
Dela         : Orang tua sangat medukung penuh. Sekolah membina dan memfasilitasi kami dalam mengikuti lomba sisiwa berprestasi.
Icha         : Orang tua dan sekolah setia membimbing dan memberikan motivasi pada saya
Satrio         : Sangat mendukung. Apalagi mereka mendampingi saat pemilihan berlangsung.
Syifa        : Orangtua selalu mendampingi saya pada saat belajar. Kalau sekolah selalu mendukung saya untuk ikut pemilihan siswa berprestasi ini.
Dzaky         : Orang tua sangat mendukung. Sekolah juga dengan memberikan pembinaan, fasilitasi untuk mengikuti lomba sisiwa berprestasi

Pernah meraih prestasi apa saja?
Aswenti    : Juara I siswa berprestasi SMA IPS se-Kota Palembang .
Dela         : Siswa berprestasi SMA IPA Tingkat Kota Palembang 2012, juara Olimpiade Sains Nasional Kota Palembang bidang Kimia 2011 dan 2012. Lalu, juara karya tulis Ilmiah tingkat Sumsel 2011, juara pelajar berprestasi Astra Honda Best Student tingkat Sumsel 2011. Kemudian, juara pidato bahasa Inggris tingkat Sumsel 2012, juara baca puisi tingkat Kota Palembang 2011 dan finalis “National Olympiade of Medical Science 2012
Icha     : Juara I umum di sekolah, lomba story telling dan juara 2 debat bahasa Inggris di sekolah.
Satrio : Juara kelas sejak SD sampai sekarang. Kemudian pernah juara story telling, matematika di SMA PGRI, juara 3 cepat tepat beregu pertanian di Fakultas Pertanian Unsri.
Syifa: Juara 1 lomba cerdas cermat matematika, juara 2 try out matematika, juara 1 pada TPM 1, 2, dan 3 di Gilland Ganesha, juara 3 try out di stadion Jakabaring se-Sumsel, juara 1 Siswa Berprestasi Tingkat Kecamatan, juara 1 Siswa Berprestasi Tingkat Kota, dan juara 1 selama di sekolah
Dzaky : Juara di sekolah, dan pernah beberapa kali menang dalam lomba menggambar.

Kan sekarang ikut ajang siswa berprestasi tingkat provinsi/nasional, apa harapanya?
Aswenti: Meraih hasil yang terbaik
Dela : Target  meraih prestasi sebagai siswa berprestasi tingkat provinsi Sumsel 2012. 
Icha : Ingin membawa nama baik Kota Palembang.
Satrio : Harus lebih baik dari sekarang. Intinya, bisa menang di tingkat provinsi dan nasional.
Syifa: Ada, targetnya menang di tingkat provinsi dulu. 
Dzaky : Target meraih prestasi sebagai siswa berprestasi tingkat Provinsi Sumsel 2012. (*)











Add this to your website
 

--------------------------------------------------

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078