>> Home
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Berantas Buta Aksara

PALEMBANG – Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Sumsel, Inne Dikdik Mulyana Arief Mansur, kemarin, mengunjungi pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) Amalia, di Jl Lebak Rejo, Kelurahan 20 Ilir DII, Kemuning. Kunjungan tersebut masih dalam rangkaian peringatan HUT Yayasan Kemala Bhayangkari Ke-32, tanggal 5 Mei yang puncaknya dirayakan 8 Mei 2012.
“Selain untuk silaturahmi dengan masyarakat, kunjungan ini untuk melihat bagaimana realitas kegiatan sosial dan pendidikan di masyarakat, terutama peran PKBM dalam memberantas buta aksara,” ungkap Inne Dikdik, kemarin.
Dalam  kesempatan itu, Yayasan Kemala Bhayangkari Sumsel memberikan bantuan berupa open listrik, mixer, jam dinding, dan sembako kepada lembaga PKBM Amalia. “Komitmen pengabdian kepada masyarakat oleh lembaga PKBM telah menjadi dasar kami memberikan bantuan.”
Keberadaan PKBM Amalia, lanjutnya, sangat luar biasa. “Kami sangat simpati dengan perjuangan teman-teman di sini. Awalnya, kami ingin membantu sarana dan prasarana belajar serta pendidikan baik untuk Paud maupun keperluan kerajinan ibu-ibu. Namun sepertinya mereka lebih membutuhkan peralatan untuk membuat kue brownis.”
Sebelumnya, dalam rangkaian HUT, kata Inne Dikdik, mereka juga telah  mengunjugi PAUD Az-zahra dan Tunas Mulia di Gandus dan Kertapati. Di samping,  mengadakan penyuluhan narkoba di Cafe Selebriti serta kunjungan intern ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumsel “Semua adalah wujud kepedulian sosial dan pendidikan Yayasan Kemala Bhayangkari Sumsel keapda bangsa dan Negara.”
Mendampingi wakil ketua Bhayangkari Sumsel, Erna Iskandar Nasution, wakil ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Lina Handoko. Lalu, ketua Bhayangkari Palembang  Ita Ginting, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Sumsel, Kapolsek Kemuning, Iptu Arman Sahti SH beserta jajarannya. Ada lagi, camat Kemuning, Altur Febriansyaf SH MSi beserta tamu undangan lainnya.
“Semoga kunjungan ibu Inne Dikdik dan rombongan dapat memotivasi ibu-ibu yang ada di sini dan bisa belajar terus untuk berkarya tanpa henti,” kata Altur.
Sementara itu, sejak berdiri lembaga PKBM Amalia beberapa waktu yang lalu, keberadaan warga buta aksara di RT 03/01 kelurahan 20 Ilir DII lambat laun menurun.  Menurut Untung Khairiyah, pengelola PKBM Amaliah, lembaga itu, berasal dari swadaya masyarakat untuk membantu ibu-ibu sekitar. Selain belajar dan pelatihan, juga ada pengembangan produksi kerajian rumah tangga. “Saat ini kami sudah memiliki kerajinan membuat kue brownis serta telah mendirikan Paud Amalia,” terangnya. (cj9)


Add this to your website
 

--------------------------------------------------

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078