>> Home Home Arsip METROPOLIS Jenazah Jusuf Masawan Disambut Haru
Cemas Omzet Turun
PALEMBANG – Kebijakan pemerintah pusat menggratiskan biaya obat-obatan, khus...Readmore
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
  • Cemas Omzet Turun

    PALEMBANG – Kebijakan pemerintah pusat menggratiska...

  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Jenazah Jusuf Masawan Disambut Haru

Kedatangan jenazah owner JM Group, Jusuf Masawan disambut duka yang mendalam oleh kerabat, kolega, dan handai tolan di rumah duka, Jl RE Martadinata, No 1909, RT 09 A/06, Kelurahan Sungai Buah, Kecamatan IT II, kemarin (3/5). Ratusan karangan bunga ucapan berduka cita terjejer dipintu masuk dan pinggir jalan depan rumah.Suara sirene mobil jenazah, tepat pukul 14.20 WIB, tiba di depan pintu rumah duka berbarengan dengan iring-iringan mobil keluarga besar memasuki rumah duka yang disambut ribuan pelayat. Mereka berdiri dengan menyilangkan tangan sebelah kanan, ke atas bahu kiri sebagai bentuk penghormatan atas berpulangnya Jusuf Masawan.
Para pelayat yang sebagian besar mengenakan seragam putih, berjejer rapi di depan pintu masuk hingga depan rumah duka. Mulai dari instansi, organisasi, yayasan, kerabat, kolega dan handai tolan almarhum berbaur. Tak terkecuali pegawai JM Group yang silih berganti berdatangan melayat ke rumah duka.
“Kepada para tamu dipersilakan memasuki rumah duka sebelum peti jenazah diturunkan dan diminta kepada tamu untuk tidak bersalaman dengan keluarga yang ditinggal,” ujar seorang wanita mengatur prosesi kedatangan jenazah di depan pintu rumah duka saat peti jenazah akan diturunkan dari dalam mobil jenazah ke rumah duka.
Ya, prosesi kedatangan jenazah Jusuf Masawan di rumah duka sudah diatur sedemikian rupa. Menurut informasi, prosesi kedatangan jenazah hingga detail acara menggunakan event organizer (EO). “Kan semuanya sudah diatur oleh EO-nya,” celetuk Sakim di sela-sela prosesi penyambutan jenazah kepada koran ini.
Suasana duka mendalam begitu terasa. Setelah peti jenazah diturunkan dari dalam mobil jenazah yang dibantu 11 orang petugas sekuriti berseragam serba hitam dan berbadan tegap, rombongan keluarga mendiang tampak tak kuasa menahan air mata.
Tampak istri mendiang, Junlia Susanty menitikkan air mata sembari dipapah anak-anaknya memasuki rumah duka. Mendiang Jusuf Masawan meninggal di usia ke-66 tahun, di salah satu Rumah Sakit (RS) New York, Amerika Serikat pada 27 April lalu karena sakit.
Ia meninggalkan seorang istri dan lima orang anak. Sejak dikabarkan meninggal hingga kedatangan jenazah kemarin, belum satupun pihak keluarga yang memberikan keterangan resmi. Termasuk, proses pemulangan jenazah ke tanah air.
Suasana serba putih menyelimuti isi ruangan. Terjejer kursi yang dibalut kain putih. Di depannya peti jenazah diletakkan. Sementara foto mendiang Jusuf Masawan ukuran Jumbo terpajang di dinding.
Berikutnya, di samping sudut kanan-kiri rumah duka tergantung pajangan burung merpati warna putih yang menyimbolkan kesucian. Upacara penyambutan jenazah begitu sakral. Seluruh pelayat dengan hikmah mengikuti prosesi doa yang dipimpin Pendeta William.
Sosok Jusuf Masawan begitu dikenal kalangan pengusaha di Metropolis. Ia semasa hidup aktif di berbagai organisasi Tionghoa. Begitu juga dengan pemerintah provinsi maupun 15 kabupaten/kota se-Sumsel lainnya tetap terjalin komunikasi. Sosok Jusuf Masawan juga di mata koleganya merupakan orang pekerja keras.
Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Sumsel sekaligus anggota Persatuan Pengusaha Tionghoa, Sakim SH MM. “Beliau pekerja keras, jadi untuk generasi muda menjadi suri tauladan. Karena asal mulanya dia seorang marketing, dari sales. Ini yang perlu kita contoh bagi generasi sekarang. Artinya kalau bekerja, jangan ada rasa cape atau ngeluh, tapi berjuang terus,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan, sosok Jusuf Masawan begitu low profile dan mudah bergaul serta aktif dalam organisasi. “Beliau orangnya low profile. Bisa menerima kalangan, bergaul di organisasi dan memberikan nasihat kepada kita yang muda-muda ini,” beber Sakim lagi.
Sama halnya dikatakan Darwis Hidayat, ketua Yayasan Buddhakirti Sumsel. Ia merasa sangat kehilangan figur seorang kakak. “Saya kenal dia dari muda, saat usia saya 40-an, kita aktif sama-sama di organisasi. Karena beliau aktif di sosial, nah kita ketemunya di situ. Menjadi lebih akrab,” tukasnya.
Menurut Darwis, mendiang Jusuf Masawan patut dibanggakan oleh masyarakat Sumatera Selatan. “Dia orang yang patut kita banggakan. JM bisa bersaing dengan Hero. JM bisa bertahan, berkembang sampai sekarang. Ini luar biasa, dia produk putera daerah Sumsel di bidang usaha supermarket. Ini yang patut kita banggakan,” imbuhnya.
Selain itu, kata Darwis, beliau otaknya memang pebisnis. “Orangnya bersahaja, kalau rapat sosial, dia yang memulai duluan (sekian). Kalau dia tidak duluan, pengumpulan dana seret. Itu kehebatan dia. Orangnya pekerja, otaknya cari duit. Nah dari cari duit itulah, dia suka melakukan kegiatan sosial,” ungkapnya.(*)



Add this to your website
 

ALL SPORT

article thumbnailPercepat Jalur Juara
23 Feb 2013

LONDON - Manchester United akan bertandang ke markas Queens Park Ranger dalam lanjutan Premier League yang akan dilangsungkan Sabtu (23/2). Pertandingan yang rencananya disiarkan Global TV mulai pu [ ... ]


Berita lain

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078