Jum07032015

Last update09:28:05 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Tertangkap Tangan, Pencuri Ini Dimassa

BATAM - Seorang pria yang diketahui bernama Herman babak belur dihajar warga karena tertangkap tangan mencuri di kawasan Pelita membuat warga setempat geram. Sabtu (20/6). 
 
Menurut informasi, pria yang kos di kawasan Jodoh ini kedapatan mencuri televisi dari dalam kamar indekos Ratnida di kawasan Pelita 5, RT 2/ RW 3, Lubukbaja, Sabtu malam lalu, sekitar pukul 23.00 WIB.
 
Saat itu, Herman berhasil masuk ke dalam kamar Ratnida yang tengah terlelap. Mendengar bunyi ribut-ribut, Ratnida terbangun dan melihat sosok yang tak dikenali. Sadar sosok tersebut maling, Ratnida berteriak hingga akhirnya Herman mencoba melarikan diri.
 
Ternyata teriakan Ratnida didengar warga sekitar yang kebetulan sedang berkumpul. Warga tersebut langsung berlari mendekati arah teriakan minta tolong. Herman kalang kabut dan akhirnya tertangkap warga yang sudah berkumpul.
 
Geram dengan aksi Herman, puluhan wargapun langsung melayangkan pukulan hingga pria berusia 20 tahunan ini babak belur.
 
Herman mengaku nekat mencuri di kosan tersebut karena sudah tahu situasi kos-kosan. Apalagi, sebelumnya ia juga menyawa salah satu kamar di kos-kosan tersebut.
”Sebelumnya saya kos disini. Dan baru beberapa hari pindah ke Jodoh, jadi saya sudah tahu situasinya,” kata Herman sembari meringis menahan sakit.
 
Menurutnya, karena tak ada pekerjaan tetap, ia nekat mencuri untuk memenuhi biaya hidup. Sehari sebelumnya, Herman juga telah mencuri sebuah dompet dari laci sebuah laundry. Hal itu diketahui dari dompet yang ada di dalam saku celana lajang ini.
 
"Televisi itu nantinya mau saya jual. Tapi sebelum berhasil ambil televisi saya sudah diteriaki maling. Kemarin saya juga ambil dompet, isinya Rp 550 ribu, saya bawa dompet ini rencananya mau dibalikan, tapi uangnya sudah habis," imbuhnya.
Uang yang ada dalam dompet itu Rp 550 ribu telah habis ia pergunakan untuk membayar kos serta beli makanan. "Niat saya mau kembalikan dompet itu sambil minta maaf. Tapi saya sudah tertangkap duluan," kilahnya.
 
Ketua RW 3, Sumartono mengaku di daerah itu memang sering kemalingan. Pasalnya banyak kos-kosan, sehingga menjadi incaran pencuri.
 
”Rata-rata kejadian tidak dilaporkan. Kami juga selalu ronda disini, agar bisa menghindari rumah kemalingan,” terangnya. Herman langsung dibawa ke Mapolresta Barelang begitu petugas kepolisian datang untuk proses selanjutnya.
 
"Pelaku kita bawa ke Polresta Barelang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Korban juga kita bisa sebagai saksi," kata Kanit Buser Polresta Barelang, Ipda Afuza Edmond. (sin/rpg)