>> Home Sumatera Ekspres Minta Gitar dan Peralatan Melukis
Kekurangan 136.049 Rumah
PALEMBANG – Angka kekurangan rumah (backlog) hingga 2018 diperkirakan Dinas ...Readmore
Kelilingi Bukit Siguntang
PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 BE, ribuan umat Buddha men...Readmore
Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013
PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrima FN akhirnya terpilih se...Readmore
Konser Musik, Bertabur Artis
PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pemkot menyiapkan berbagai&...Readmore
Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin akhirnya ...Readmore
  • Kekurangan 136.049 Rumah

    PALEMBANG – Angka kekurangan rumah (backlog) hingga...

  • Kelilingi Bukit Siguntang

    PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 B...

  • Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013

    PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrim...

  • Konser Musik, Bertabur Artis

    PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pe...

  • Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M

    JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Minta Gitar dan Peralatan Melukis

JAKARTA - Kesempatan yang diberikan KPK kepada anak Angelina Sondakh untuk bebas menemui ibunya langsung direspon. Kemarin, Keanu Jabdaar Massaid, buah hatinya dengan Adjie Massaid itu datang menjenguk bersama keluarga termasuk ibu mertua. Tersangka kasus suap wisma atlet dan korupsi di Kemendikbud itu senang bukan kepalang.
Kemarin, Keanu datang bersama rombongan yang berjumlah sekitar delapan orang termasuk Ross Suyono, ibu mertuanya. Mengenakan baju berwarnya oranye, dia digendong untuk bertemu ibunya. Mereka datang sekitar pukul 10.30 dan langsung menuju Rutan Jakarta Timur cabang KPK yang terletak di basement Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.
Pengamatan dari balik kaca ruang tatap muka, Angie--sapaan Angelina Sondakh--yang mengenakan kaus cokelat langsung meluapkan rasa kangen terhadap anaknya itu. Berulang kali bibirnya mendarat ke pipi bocah yang masih berusia 2,5 tahun itu. Suara tawa keduanya langsung pecah saat dia menimang Keanu.
Keanu yang tidak paham berada di mana pun cuek bermain mobil-mobilan di sebuah meja bundar. Seolah tidak mau berpisah, berulang kali Angie menatap anaknya tersebut lekat-lekat. Sekitar satu jam lamanya para keluarga menjenguk mantan Puteri Indonesia tersebut.
Meski sebentar, kehadiran keluarga cukup menjadi suntikan semangat bagi Angie yang masa penahanannya memasuki hari keempat itu. Sayang, saat keluar dari gedung KPK, pihak keluarga tidak bersedia menceritakan banyak hal tentang Angie. “Angie sehat, baik, dan tetap cantik,” ujar Ross Suyono, ibunda almarhum Adjie Massaid.
Senada dengan Ross, teman-teman Angie yang ikut dalam rombongan juga tidak mau memberikan komentar tentang kondisi kerabatnya. Mereka hanya mengatakan kalau kondisi Angie sehat dan tidak ada yang lebih baik dari itu saat ini. Membaiknya kondisi Angie diikuti dengan tidak adanya keluhan macam-macam yang disampaikan ke keluarga.
Kepada pengacaranya, Teuku Nasrullah, Angie sempat mengajukan permintaan baru selain membebaskan anak-anaknya untuk bertemu dengannya. Yakni, diperbolehkan membawa gitar dan alat melukis untuk mengusir rasa bosan di hotel prodeo. “Permohonan sudah saya sampaikan supaya ada izin untuk membawa gitar dan perlengkapan melukis,” terangnya.
Disinggung tentang anaknya, Nasrullah mafhum kalau Angie meminta ada izin khusus. Maklum, anak-anaknya pulang sekolah tiap harinya sekitar pukul 15.00. Sedangkan peraturan menjenguk di Rutan cabang KPK pada hari kerja yakni Senin hingga Jum’at hanya sampai pukul 15.00. Kalau mengikuti peraturan, anaknya tentu tidak bisa menjenguk.
Selain keluarga, akhirnya ada dari Partai Demokrat (PD) yang mengunjunginya. Dia adalah Anggota Dewan Pembina PD, Prof Subur Budi Santoso. Sebelumnya, sempat tersiar kabar kalau Angie mulai dijauhi koleganya dari Partai Demokrat sejak dijebloskan ke tahanan. “Sebagai orang tua, dia sama saja dengan anak saya,” katanya.
Dia membawa buku berjudul “Kamus Doa” yang akan diberikan kepada Angie. Budi juga menjelaskan kalau posisinya sebagai Dewan Pembina memiliki kewajiban moral untuk mendampingi kadernya yang menghadapi masalah. Pesan yang disampaikan ke kadernya itu adalah tetap tabah menjalani pemeriksaan sebagai konsekuensi perbuatan.
Dengan tegas Budi meminta kepada Angie agar blak-blakan kepada KPK. Apa yang diketahui tentang kasusnya harus disampaikan semua untuk kebaikan dirinya sendiri. Apa itu tidak membahayakan PD kalau Angie blak-blakan? Budi tidak mempermasalahkan itu karena proses hukum bakal menjawab siapa yang bersalah dan tidak.
Terpisah, Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bambang Widjojanto mengatakan, kalau Angie memiliki peluang untuk menjadi justice collaborator. Artinya, kalau dia bersedia blak-blakan tentang kasusnya bukan tidak mungkin dia bakal mendapat reward. “Seperti Rosa (Mindo Rosalina Manulang) atau Agus Condro,” ucapnya.
Meski demikian, pihaknya tidak akan memaksakan hal itu kepada Angie. Dia yakin, sebagai perempuan cerdas Angie sudah bisa menimbang segala sesuatunya dengan baik termasuk opsi tersebut. Yang pasti, KPK mengharapkan adanya bukti baru untuk memperdalam dua kasus yang membelit Angie.
Kalau Angie memilih untuk menolak “bernyanyi”, KPK berharap dia tidak berbohong. Sebab, pria yang akrab disapa BW itu memastikan setiap keterangan uang keluar dari mulut Angie akan dicek denga berbagai bukti. Meski demikian, dia mafhum kalau tersangka berbelit karena menurut UU dia punya hak ingkar.
Jubir KPK Johan Budi membenarkan ucapan bosnya. Dia menegaskan kalau institusi pimpinan Abraham Samad tersebut tak akan meminta-minta kepada Angie untuk jadi whistle blower. Namun, Johan mengingatkan bakal ada reward seperti tuntutan jaksa KPK di persidangan nanti bakal lebih ringan kalau bersedia blak-blakan.
“KPK sifatnya pasif, keinginan itu harus datang dari yang bersangkutan sendiri,” urainya. Bagi Johan, dengan atau tanpa keterangan Angie pihaknya sudah memiliki cara khusus untuk membongkar suatu kejahatan. Seperti keterlibatan anggota DPR lainnya yang akan diperdalam saat pemeriksaan.
Disinggung kapan ada pemeriksaan lagi terhadap Angie, Johan menyebut itu tergantung penyidik. Begitu juga dengan banyaknya suara yang meminta agar Angie dikenakan pasal pencucian uang. Menurutnya, itu baru bisa dilakukan setelah ada bukti-bukti yang mengarah kesana. “Kalau ditanya, sampai hari ini belum (pencucian uang),” tuturnya.(dim/ce1)


Add this to your website
 

--------------------------------------------------

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailGoyang Gergaji Mantan Klub
23 Feb 2013

PALEMBANG - Gelandang sayap Sriwijaya FC M Fahrudin akan kembali bersua menghadapi Arema Cronous, mantan klub yang membesarkan namanya. Pada laga Minggu (24/2), Fahrudin mengaku kalau dirinya ingin [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078