>> Home Sumatera Ekspres Jebol Terali, Enam Tahanan Kabur
Kelilingi Bukit Siguntang
PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 BE, ribuan umat Buddha men...Readmore
Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013
PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrima FN akhirnya terpilih se...Readmore
Konser Musik, Bertabur Artis
PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pemkot menyiapkan berbagai&...Readmore
Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin akhirnya ...Readmore
UN SD Resmi Dihapus
JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik jenjang ke SMP/sederajat...Readmore
  • Kelilingi Bukit Siguntang

    PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 B...

  • Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013

    PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrim...

  • Konser Musik, Bertabur Artis

    PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pe...

  • Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M

    JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...

  • UN SD Resmi Dihapus

    JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Jebol Terali, Enam Tahanan Kabur

PALEMBANG - Enam tahanan Polsek Ilir Barat (IB) II, Palembang, Sumatera Selatan, sekitar pukul 04.30 WIB, kemarin (30/4), kabur. Saat ini, jajaran Polresta membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran.
Keenam tahanan dimaksud, yakni Andi Kurniawan (26), warga Lr Lebak Pakis, RT 38, Palembang dan Syamsudin alias Udin (25), warga Jl Talang Jambi, Kelurahan Talang Jambi, Kecamatan Sukarami, Palembang. Keduanya merupakan tahanan kasus 372 (penggelapan).
Lalu, tiga lagi tahanan kasus pencurian (363). Mereka Ahmad Dani alias Doni (25), warga Jl Pandawa, Perumahan Bumi Sriwijaya Indah, RT 07/07, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I; Zakaria (36), warga Jl Puncak Sekuning, Lr Nias, RT 01/04, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan IB I; Aman Putra (19), warga Ki Gede Ing Suro, Lr Serengam I, RT 10/03, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II, Palembang.
Terakhir tahanan kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga). Atas nama M Johan (42), warga Jl Mujahidin, Lr Soak Bato, RT 02/02, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan IB I, Palembang.
Informasi yang dihimpun Sumatera Ekspres, para tahanan laki-laki itu kabur setelah memotong salah satu bagian terali besi penjara. Sel tahanan sendiri dibagi dua ruangan. Pertama, sel untuk tahanan perempuan yang berisi tiga orang, sedangkan ruangan kedua merupakan sel untuk tahanan laki-laki semula berisi 11 orang.
Nah, pascakaburnya enam tahanan itu, kini tersisa lima tahanan di dalamnya. Selain itu, sel yang tadinya ditempati tahanan laki-laki, kini ditukar dan dihuni tahanan perempuan.
Pantauan di lapangan, terlihat  jelas bagian terali sel penjara telah terpotong, namun potongan besi sudah tak terlihat lagi. Diduga para tahanan menggunakan gergaji besi dan dilakukan sejak beberapa hari lalu.
Sayang tidak ada informasi yang bisa menjelaskan para tahanan tersebut bisa mendapatkan serta menyembunyikan gergaji besi dari petugas. Menariknya, keberadaan gergaji besi atau alat pemotong lainnya belum dapat ditemukan petugas.
Tak hanya itu. Para tahanan sengaja mengikatkan baju menutupi bagian terali yang mereka potong. Seolah-olah sedang menjemur pakaian. Diduga sekitar pukul 04.30 WIB mereka berhasil memotong terali lalu kabur dari celah terali yang terpotong  dengan lebar sekitar 30 cm dan tinggi 50 cm.
Para tahanan kemudian kabur lewat pintu ruang tahanan yang tidak memiliki gerbang. Kemudian, keluar melalui jalan belakang polsek yang hanya dibatasi pagar semen yang pendek.
Untuk diketahui di sana terdapat asrama polisi. Diduga, satu persatu tahanan dari sel laki-laki berhasil kabur melalui jalur pelarian tersebut. Hanya, gerak cepat langsung dilakukan petugas Polsek IB II. Mereka berhasil mengamankan Aman Putra (19). “Yang ngajak aku tu si Jaka (Zakaria, red) tula, Kak,” ujar Aman kepada wartawan.
Tak banyak informasi yang didapatkan darinya karena petugas masih mendalami keterangan dari tahanan tersebut. Petugas dari polresta maupun polsek beberapa kali  memeriksa sel tahanan yang jebol. Mereka memperhatikan lantai kayu dalam sel yang memang dapat diangkat, untuk menemukan petunjuk maupun barang bukti, semacam gergaji atau alat pemotong lain yang mungkin tertinggal dan tersimpan di dalamnya. Namun, hasilnya nihil.
Menurut pengakuan para tahanan laki-laki yang tersisa mereka memilih tidak ikut kabur karena menilai langkah tersebut malah akan memperberat hukuman. “Nambahin masalah bae, Pak,” ujar mereka kompak. Entah karena memang tidak niat atau karena badan tidak muat untuk melewati lubang tersebut.
Terkait kejadian itu, Kapolsek IB II Kompol Hadi Syaefuddin SE, mengatakan,  pukul 03.00 WIB, ia mendapat laporan petugasnya sedang memeriksa lokasi pencurian kendaraan bermotor. Ketika hendak salat Subuh sekitar pukul 04.30 WIB, Kapolsek mendapat informasi mengenai tahanan kabur dari selnya.
Ia juga mengatakan dalam buku laporan petugas,  pukul 04.15 WIB petugas telah melakukan pengecekan ke ruang tahanan. Ketika itu, para tahanan telihat sedang tidur.

Bentuk Tim Khusus
Sementara itu, jajaran Polresta Palembang membentuk tim khusus. Tim terdiri dari Unit Reskrim Polsekta IB II dan di-back up anggota Sat Reskrim itu, bertugas melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang kabur.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting SIk, mengatakan, pihaknya berupaya menyisir beberapa tempat yang diduga menjadi lokasi persembunyian para tahanan tersebut. “Satu tahanan yang kabur telah ditangkap kembali. Kita akan mintai keterangan. Kepada keluarga tahanan yang kabur diimbau agar dapat membantu menangkap dan menyerahkannya pada polisi.”
Dalam kasus ini, lanjut Ginting, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diduga adanya unsur kelalaian dari petugas yang sedang berjaga sehingga para tahanan itu dapat melarikan diri. “Petugas jaga (piket) pada saat kejadian akan diperiksa dan dimintai keterangannya lebih lanjut.”
Menurut Ginting, para tahanan itu berhasil melarikan diri setelah menggergaji besi terali depan sel tahanan. Mereka berhasil kabur dengan memanfaatkan kondisi dan kelengahan petugas piket. “Apabila ditemui kelalaian dan unsur kesengajaan, tentunya petugas akan ditindak dan diberikan sanksi kedinasan. Tapi, itu masih diselidiki lebih lanjut.”
Atas kejadian ini, pihaknya akan mengevaluasi pola pengamanan sel tahanan di setiap polsek. Evaluasi juga dilakukan terhadap petugas penjaga sel tahanan agar penjagaan lebih maksimal. “Beberapa polsek telah dilengkapi dengan kamera CCTV untuk memantau aktivitas di ruang tahanan. Namun, ada juga sel tahanan yang kondisinya kurang representatif. Ke depan, semua pola pengamanan akan dibenahi dan dievaluasi termasuk petugasnya,” tandas Ginting. (cj11/rim/ce1)


Add this to your website
 

--------------------------------------------------

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailGoyang Gergaji Mantan Klub
23 Feb 2013

PALEMBANG - Gelandang sayap Sriwijaya FC M Fahrudin akan kembali bersua menghadapi Arema Cronous, mantan klub yang membesarkan namanya. Pada laga Minggu (24/2), Fahrudin mengaku kalau dirinya ingin [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078