>> Home
Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013
PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrima FN akhirnya terpilih se...Readmore
Konser Musik, Bertabur Artis
PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pemkot menyiapkan berbagai&...Readmore
Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin akhirnya ...Readmore
UN SD Resmi Dihapus
JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik jenjang ke SMP/sederajat...Readmore
Perkuat Transisi Menyerang-Bertahan
PALEMBANG – Sriwijaya FC baru melakoni satu partai pada putaran kedua Indonesia Sup...Readmore
  • Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013

    PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrim...

  • Konser Musik, Bertabur Artis

    PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pe...

  • Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M

    JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...

  • UN SD Resmi Dihapus

    JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik...

  • Perkuat Transisi Menyerang-Bertahan

    PALEMBANG – Sriwijaya FC baru melakoni satu partai pada pu...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Target Ungkap Kasus Besar PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Redaksi   
Rabu, 27 Februari 2013 23:19

A RIVAI - Roda pergantian pejabat di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel kembali bergerak.  Kemarin (27/2),  sebanyak tiga pejabat resmi dilantik untuk mengisi posisi strategis di lingkungan Kejati Sumsel. Ketiga pejabat yang dilantik diantaranya, Aswad Zed Hakim SH, menduduki posisi sebagai Kepala Kejari  (Kajari) Tebing Tinggi yang sebelumnya menjabat koordinator Kejati Sumsel.
    Sedangkan koordinator Kejati Sumsel digantikan oleh Bima Suprayoga SH yang sebelumnya menjabat Kasubbag Pembinaan Kejari Surakarta,  dan Togar Rapilion SH yang sebelumnya menduduki posisi jaksa fungsional di Jaksa Agung Muda (JAM) Datun Kejagung RI.
“Ini sudah merupakan hal yang biasa di sebuah organisasi termasuk di kejaksaan, setidaknya ini bisa menghilangkan kejenuhan dari jabatan sebelumnya dan peremajaan,” ujar Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Sumsel, Tholib SH, di sela-sela pelantikan di Aula Kejati Sumsel, kemarin.
Khusus untuk Kajari Tebing Tinggi, pihaknya menargetkan mampu mengungkap kasus besar yang terjadi di wilayah hukum Kejari Tebing Tinggi. Pasalnya, tahun 2012, Kejari Tebing Tinggi meraih penghargaan untuk pengungkapkan kasus pidana khusus (pidsus) terbanyak. “Dengan dijadikan kejari dari cabang kejari, diharapkan akan lebih banyak kasus yang diungkap oleh Kejari Tebing Tinggi,” terangnya.
Selain itu, dengan adanya kejari di Tebing Tinggi, sudah seharusnya pejabat yang ada untuk lebih dekat dengan pemerintahan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, dengan tujuan terjalin komunikasi yang harmonis dengan semua stakeholder yang ada di Tebing Tinggi.
“Ide-ide dan inovasi sangat diperlukan dalam pengungkapan kasus, terlebih lagi dengan makin beragam pola kejahatan, sudah seharusnya kejaksaan bisa lebih peka khususnya dalam upaya pengungkapan kasus tadi. Sehingga kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki bisa terus terasah dan berjalan selaras dengan kondisi terkini,” ulasnya.
Untuk saat ini, dikatakan Tholib, di wilayah hukum Kejati Sumsel terdapat 11 kejari dan yang baru diusulkan untuk menjadi kejari baru Tebing Tinggi. Sedangkan usulan untuk cabang Kejari Baturaja di Martapura sudah diusulkan untuk ditingkatkan statusnya menjadi kejari, namun sampai saat ini belum disetujui.
“Sudah diusulkan, namun sejauh ini baru satu yang disetujui dan cabang Kejari Martapura akan terus diusulkan untuk menjadi kejari. Sebab potensi dan wilayah yang ada di Martapura sudah layak untuk ada satu kejari tersendiri,” tutupnya. (afi/via/ce5)   
 


Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078