Back Anda disini: Home

Artikel

Kado Terindah di Februari, SMAN 5 Bangga Mewakili Sekolah ke Surabaya

Euforia kemanangan pada Honda Developmental Basketball League (DBL) 2014 tak hanya milik full team saja, tapi juga dirasakan oleh pemenang simPATI Loop 3x3 Competition. Pertandingan yang sering disebut three on three ini baru kali pertama digelar. Tapi langsung membuat  tim putri SMAN 5 terkesan setelah berhasil meraih juara.

WELLY – Palembang

Teriakan suporter SMAN 5 Palembang di venue Palembang Sport and Convention Center (PSCC) tidak sia-sia. Menghadapi SMAN 10 Palembang di partai final membuat Astria Tiara Ramadhani dan kawan-kawan bersemangat. Saat adu free throw kedua untuk menentukan juara, hanya Astria yang mampu memasukkan bola. Tak pelak hasil tersebut membuat SMAN 5 Palembang berhasil merebut juara sekaligus berangkat ke Surabaya mengkikuti DBL Camp.
Namun, langkah tim putri SMAN 5 Palembang untuk menjadi juara pada simPATI Loop 3x3 tidak mudah. Itu karena SMAN 10 Palembang sebagai lawannya juga memiliki strategi dan fokus yang baik. Di balik kemenangan ini, tentu sosok pelatih yang sangat berperan. Ya, Ludiansyah begitu senang anak didiknya berhasil juara.
“Saya bergabung menjadi pelatih SMAN 5 Palembang sejak 2006, pernah masuk final di DBL 2008, tapi tidak juara. Saat terindah menjadi pelatih ialah ketika kita bisa mengantarkan anak didik menjadi pemenang seperti sekarang,” ujar pria yang baru menikah ini.
Mengalahkan SMAN 10 Palembang tidaklah hal mudah.  Hingga di detik–detik terakhir SMAN 10 Palembang bisa menyamai skor 3-3. Tapi, dengan free throw yang kedua kali dewi fortuna berpihak kepada SMAN 5. “Bahagia itu pasti bisa membawa tim putri SMAN 5 Palembang menang, dan ini adalah keinginan saya karena bisa membawa perwakilan SMAN 5 Palembang ke Surabaya untuk mengikuti pendidikan dan ini adalah kado terindah yang diberikan anak–anak setelah saya lulus PNS,” kata pria kelahiran 1975.
Pria yang memiliki postur tubuh yang cukup tinggi ini mengatakan bahwa Astria dkk sudah berusaha dengan baik untuk bisa mewujudkan mimpinya untuk terbang ke Surabaya dan inilah saatnya di simPATI 3x3 memberikan kesempatan itu.
“Astria dkk memang menargetkan menang karena mereka ingin ke Surabaya untuk mendapatkan pendidikan mengenai basket lebih dalam lagi. Peluang di simPATI 3x3 lebih besar daripada full team,” tuturnya.
Untuk kesulitan dalam melatih tim putri tidak ada. Justru mereka semangat saat diberikan pengarahan dan teknik–teknik, hanya saja kondisi cuaca sedang hujan memaksa para pemain berhenti latihan. “Maklum sekolah kami hanya punya lapangan outdoor. Jadi, kalau cuaca bagus bisa latihan, tapi jika cuaca tidak mendukung, seperti hujan turun, maka terpaksa latihan terhenti dulu. Kecewa pasti ada ketika hujan turun, tapi mau gimana lagi itu berkah dari Tuhan,” ungkapnya.
Untuk  persiapan menuju DBL 2014 ini satu bulan setengah dan untungnya sekolah mendukung dengan cara memberikan dispensasi kepada para tim untuk bisa keluar lebih dulu dari jam pulang sekolah untuk berlatih mempersiapkan menuju DBL 2014.
“Dukungan sekolah amatlah penting bagi para tim karena jika sekolah tidak memberikan dukungan mungkin sekarang tim tidak bisa maju ke final. Dan saya ucapkan terima Kado Terindah di Februari, SMAN 5 Bangga Mewakili Sekolah ke Surabaya
kasih untuk sekolah yang memberikan dukungan yang amat luar biasa,” bebernya.
DBL tahun depan SMAN 5 bakal menyiapkan full team, khususnya tim putri karena tim putra sudah sering ikut. Namun, peluang 3x3 cukup besar jadi harus ekstra kerja keras untuk mempersiapkan full team dan tim three on three.  “Kalau full team harus bisa menjaga komunikasi antarpemain. Faktor komunikasi di lapangan sangat penting. Selain itu, masih banyak yang harus diperbaiki mulai dari cara menembak, komunikasi tim, dan skill para pemain,” pungkasnya. (*/ce6/ndy)