Back Anda disini: Home

Artikel

Ayah Habisi Dua Anak Kandung

EMPAT LAWANG - Nasib yang dialami dua bersaudara, Shinta (5) dan adiknya Sari (2), benar-benar nahas. Dua bocah perempuan itu, harus meregang nyawa di tangan ayah kandungnya sendiri, April (30).  
Peristiwa tersebut terjadi Jumat (10/10), sekitar pukul 18.30 WIB di rumah keluarga itu, Desa Pajar Menang, Kecamatan Muara Pinang, Empat Lawang. Apa pasal?
Informasi yang dihimpun Sumatera Ekspres, malam itu pelaku melintas di Desa Muara Payang, Kecamatan Jarai, Lahat. Di tengah perjalanan, ia melihat istrinya Wini (30) yang berprofesi sebagai biduan tengah menyanyi. 
Pelaku yang bekerja sebagai petani diduga terbakar api cemburu. Apalagi, ia memang tidak setuju istrinya menjadi biduan. Pelaku April lantas mendekati dan cekcok mulut serta membawa paksa istrinya pulang ke rumah. 
  Sesampai di rumah, ribut mulut terus berlangsung. Sebaliknya, kedua bocah perempuan itu, menangis. Emosi April menjadi. Dia lampiaskan kemarahannya dengan menganiaya  kedua buah hatinya itu dengan cara dibacok menggunakan senjata tajam jenis pisau. 
  Shinta dan Sari tewas bersimbah darah. "Pelaku setelah kejadian itu, langsung menyerahkan diri ke mapolsek," ujar Kapolres Empat Lawang AKBP M Ridwan SIk melalui Kapolsek Muara Pinang Iptu Jarapandri ketika dikonfirmasi melalui ponsel.
Tadi malam, tim penyidik juga langsung melakukan  penyelidikan dan olah TKP. "Modus pelaku diduga cemburu dan tidak setuju jika istrinya menjadi biduan. Kedua korban merupakan anak kandungnya. Mereka tewas setelah dibacok menggunakan sajam," jelasnya.  
Dikatakan Jarapandri, tersangka dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan perkara tersebut. "Nanti pelaku akan kami serahkan ke Mapolres Empat Lawang," pungkasnya. (Eno/ce2)