Sab08302014

Last update09:47:15 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Kawal Ketat, Pengamanan Berantai

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan pengamanan ketat dengan sistem berantai dalam mengawal distribusi surat suara yang tiba di KPU Kabupaten/Kota se-Sumsel. Bahkan, setiap pendistribusian dikawal oleh personel kepolisian bersenjata lengkap.

“Dari percetakan kami kawal dan tiba di KPU Kabupaten/Kota dengan berantai antar-provinsi dan wilayah,” kata Kabag Operasional Polda Sumsel, Kombes Pol Fiandar kepada Sumatera Ekspres, kemarin. Menurut Fiandar, surat suara menjadi penting karena merupakan dokumen negara yang tidak boleh hilang apalagi dicuri. Sehingga, pengamanan ketat juga akan dilakukan dengan menugaskan enam personel kepolisian di KPUD untuk menjaga surat suara 24 jam nonsetop. “Ya, ini sudah menjadi pengamanan masing-masing polres di kabupaten/kota. Tapi tetap kami lakukan monitoring,” jelasnya.
 Perwira melati tiga di pundak ini menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan 2/3 kekuatan Polda Sumsel atau delapan ribu personel kepolisian untuk mengamankan pesta demokrasi lima tahunan tersebut di Sumsel. “Pola pengamanan nanti beragam setiap TPS, tergantung tingkat kerawanannya. Untuk TPS rawan akan dijaga oleh satu polisi dan dua linmas. Sejumlah tempat pelayanan publik dan perkantoran juga akan kami amankan, termasuk kantor KPU,” imbuhnya.
 Ia berharap, pelaksanaan pileg 9 April nanti berlangsung secara demokratis dan jujur sehingga bisa tetap menjaga kondusifitas Sumsel yang telah terjaga selama ini. “Kami hanya berharap semua yang terlibat dalam pesta demokrasi ini mengikuti aturan main, secara fair play, baik penyelenggara, peserta pemilu, dan masyarakat,” ajaknya. (mik/ce5/ndy)