>> Home Metropolis Nenek 93 Tahun Dievakuasi ke Perumahan
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Nenek 93 Tahun Dievakuasi ke Perumahan

Kehidupan nenek Mursyida (93), seolah normal kembali. Berpuluh tahun menempati gubuk reyot, kini, ia sudah menghuni perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Seberang Ulu (SU) I. Bagaimana kisahnya?

---------------
ANHAR FAHRURROZI
-------------

DALAM sebuah rumah yang berada di ujung Perumahan MBR di RT 10 RW 3 Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SUI,  siang kemarin, tampak seorang wanita lanjut usia (lansia) duduk di depan teras. Tanpa mengenakan baju, nenek yang memiliki nama lengkap Mursyida itu, tersenyum melihat kedatangan wartawan koran ini.
“Nenek berapa umurnya,” tanya wartawan kotan ini. Si-nenek hanya menjawab,” tidak tahu nak.” Suaranya terdengar samar-samar. Ia pun terbata-bata tatkala menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan.
Mursyida mengaku senang bisa menempati rumah barunya. “Senang. Mana baju aku,” tanya nenek kepada anak keduanya Syarwati (60) yang kebetulan mengunjungi rumah baru ibunya.
Syarwati memperkirakan usia ibunya lebih dari 90 tahun. Akan tetapi, ia tidak tahu persis tanggal, bulan, dan tahun lahir. Hanya, ia menceritakan, ketika kecil ibunya bekerja sebagai penjual sayur di bawah kompleks Pasar 16 Ilir. “Ibu itu menjual sayur sekitar tahun 1960-an, dia itu hidup pada zaman Jepang,” terangnya.
Nah, setelah ayahnya meninggal, Mursyida yang menjadi tulang punggung keluarga. “Kalau aku tinggal di 2 Ulu dengan anak-anak, kalau untuk nafkah anak aku-lah yang bekerja sebagai kuli,”ungkap Syarwati yang sudah menjanda ini.
Anak tertua Mursyida bernama Syaroba tinggal di Kelurahan 3-4 Ulu, terpisah dari rumah ibunya itu. “Setelah berusia lanjut, adik saya  (Thamrin) yang bekerja sebagai pengayuh becak melanjutkan tugas sebagai tulang punggung keluarga.”
Thamrin pula yang menjaga dan merawat ibunya karena tinggal satu rumah di gubuk miliknya itu. Terpisah, Thamrin saat ditemui sedang berada di gubuk lamanya, tidak jauh dari perumahan MBR.
Ia dibantu warga sekitar RT 10 RW 3 Kelurahan 3-4 Ulu membongkar gubuk lamanya itu yang berada di pemukiman padat penduduk. Rumah ini agak berbeda dengan rumah lain di sebelahnya. Rumah yang lebih layak disebut dengan gubuk kecil, karena ukurannya hanya 7,5x 8,5 meter persegi itu, hanya beralaskan atap dari daun lipa. Rumah inilah yang dihuni oleh Mursyida bersama Thamrin.
Kondisi rumah panggung khas tepian musi sangat memprihatinkan, dengan penopang kayu yang sudah reyot dan papan rumah yang rusak dan bolong, serta atap bocor. Kalau hujan, air bisa masuk langsung ke dalamnya.
Thamrin yang mengaku masih membujang ini mengatakan, gubuk miliknya itu dulunya dibangun tahun 1960-an. Dihuni oleh orangtuanya Abdullah-Mursyida, serta dua kakak perempuannya. Di gubuk sederhana inilah, waktunya dihabiskan untuk bermain sampai umur dewasa.
Karena sudah berumur tua, rumah tersebut mengalami kerusakan dan kondisinya sangat tidak layak. Namun, dirinya tidak memperbaiki karena merasa tidak perlu. “Saya juga tidak tahu, tapi seperti itulah, saat kemarin ada camat menyuruh kami pindah ke MBR,” ungkapnya.
Agus, salah seorang warga mengaku, sebenarnya pihak pemerintah sudah memberikan bantuan kepada Mursyida dan anaknya itu. Namun, kata Agus, barangkali bantuan itu digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari seperti makan dan minum, bukan  untuk memperbaiki rumahnya.
Camat SU I, Drs Thabrani Rizki mengatakan, pihaknya terpaksa memindahkan Mursyida karena rumah yang dihuninya sangat tidak layak huni. “Kebetulan ada perumaham MBR 3-4 Ulu yang masih kosong, jadi kita pindahkan ke salah satu rumah MBR,”kata Thabrani.
Dijelaskannya, pada Kamis (26/4) besok, akan ada kunjungan Walikota Palembang bersama Eva Eddy Santana ke Posyandu Lansia, balita dan pelayanan KB gratis di Lr Jayalaksana. “Nah, pada momen kedatangan pak walikota nanti, rencananya beliau juga akan melihat kondisi Mursyida,” jelasnya.
Lurah 3-4 Ulu, Sri Suryani mengatakan, di wilayahnya ada sekitar 128 lansia. Salah satunya ialah Mursyida. Sebelumnya, pihaknya telah mengetahui kondisi rumah Mursyida yang sudah tidak pantas lagi menjadi kediaman permanent.   “Sudah tiga hari lalu, Mursyida tinggal di perumahan MBR. Untuk sementara ini, kita persilakan yang bersangkutan tinggal di tempat yang layak,”pungkasnya. (*)






 


Add this to your website
 

ALL SPORT

article thumbnailPercepat Jalur Juara
23 Feb 2013

LONDON - Manchester United akan bertandang ke markas Queens Park Ranger dalam lanjutan Premier League yang akan dilangsungkan Sabtu (23/2). Pertandingan yang rencananya disiarkan Global TV mulai pu [ ... ]


Berita lain

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078