Sen09012014

Last update10:33:50 PM

Back Anda disini: Home

Artikel

Milik Smandupa-SMA Methodist 2

PALEMBANG - Euforia clossing event Honda Developmental Basketball League (DBL) 2014 South Sumatera Series benar-benar spektakuler. Final party yang digelar di Palembang Sport and Convention Centre (PSCC) kemarin (15/2) dihadiri ribuan penonton. Tidak hanya suporter sekolah masing-masing, tapi juga ada penggila basket di Bumi Sriwijaya.

Bahkan lebih semarak dari opening Honda DBL pada 7 Februari yang lalu. Ya, final party menjadi acara puncak even tahunan tersebut dengan pertemukan tim putra SMAN 2 Palembang lawan SMA Xaverius 1 Palembang dan tim putri SMA Methodist 2 berhadap SMAN 1 Rantau Alai, Ogan Ilir.

Tak hanya itu, suporter masing-masing tim menjadikan event ini menggelegar dan meriah. Dimulai dari beberapa game, simPATI Loop 3x3 Competition, Biore Blossom Dence Competition, dan kedatangan tim putri SMA Methodist 2 versus SMAN 1 Rantau Alai saat bertanding bak pemain basket profesional yang dirancang para event organizer DBL Indonesia.

Akhirnya, juara baru putri Honda DBL 2014 menjadi milik SMA Methodist 2 Palembang dan SMAN 2 Palembang untuk tim putra. SMA Methodist 2 Palembang setelah mengalahkan SMAN 1 Rantau Alai dengan skor 64-25.  Sedangkan putra direbut oleh SMAN 2 Palembang. Di final Smandupa (sebutan SMAN 2 Palembang) mengalahkan SMA Xaveris 1 Palembang degan skor 63-52.

Namun sebelum partai final, lampu PSCC dipadamkan untuk  menyambut kehadiran tim favoritnya dengan low stick yang bercahaya warna-warni.  Kemeriahan event Honda DBL 2014 juga mendapatkan sambutan baik dari kedua orang tua salah satu pemain basket putra dari SMAN 2 Palembang Redho Pratama, Agus Halim dan Nuki Pertiwi. “Kompetisi sebesar ini untuk anak kami bisa belajar banyak dan menambah pengalaman untuk olahraga yang ia sukai sejak SMP. Sukses terus Honda DBL, mudah mudahan tambah meriah dan seru untuk tahun depan,” ujar ayah Redho Pratama, Agus Halim saat melihat menyaksikan anaknya tampil di final.

Sementara itu,  suksesnya event ini tak luput dari dukungan beberapa sponsor, Perbasi Kota Palembang, pelatih, dan pemain. Seperti halnya Ketua Perbasi Palembang, Azwar Agus, mengatakan, event seperti ini berhubungan langsung dengan pembinaan dan pengembangan dengan para remaja pecinta basket yang berpotensi menjadi atlet Sumsel. “Selain tingkat SMA se-Sumsel, tak kalah seru juga menyelenggarakan event tingkat SMP di Kota Palembang,” katanya.

Sedangkan Branch Manager PT KAO Indonesia Sumbagsel, Aries Dwi Herman, mengatakan, sangat mendukung event tersebut karena pihak Biore satu tujuan dengan DBL Indonesia yakni pada sekmen remaja. “Harapannya mudah mudah kita selalu bisa bekerja sama dengan pihk DBL Indonesia melalui tim marketing Biore,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Marketing Manager PT Astra Internasional TBK-Honda Sumsel, Andi Darwin. Jang ini lebih kepada menjunjung tinggi sportivitas dengan standar internasional pada pertandingan Honda DBL. “Mengapa menjunjung tinggi sportivitas, karena anak anak muda penentu keputusan total untuk masa depan mereka nantinya,” katanya.

Dikatakan Andi, DBL Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan pihak Honda dari pertama kali DBL diselenggarakan di Kota Surabaya hingga sampai di Kota Palembang pada 2008 silam. “Kita sangat mendukung event ini, Karena segmen kita tidak lain anak-anak muda yang gemar lakukan hal positif,” timpalnya.

Sementara itu, Manajer Youth and Community Telkomsel Regional Sumbagsel yang diwakili Grien Fauzan selaku Supervisor Youth and Community Telkomsel Palembang, mengatakan, mendukung penuh DBL dan bisa bekerja sama dengan baik ke depan dengan pihak DBL Indonesia untuk seterusnya. “Untuk menyukseskan event mudah-mudahan kerja sama tetap berjalan untuk sukseskan event di tahun berikutnya,” katanya.

Pada laga final putra kemarin, SMAN 2 Palembang langsung unggul pada kuarter pertama 16-13 di kuarter pertama. Keunggulan Smandupa (sembutan SMAN 2) mulai terlihat di kuarter kedua. Unggul 28 poin membuat Smandupa sulit untuk disusul tim Banggau (julukan Xaverius 1). Skor 48-36 menjadi skor akhir di kuarter kedua hingga turun minum.

Kuarter ketiga Louis Regan dkk tak pantang menyerah. Walaupun SMAN 2 masih unggul tetapi Xaverius memperkecil kedudukan dengan selisih 12 poin dari tim lawan. Namun kuarter keempat SMA xaverius 1 terus menjadi mencari peluang untuk hasilkan poin, namun sayang Regan dkk tak mampu menyusul hingga di detik detik akhir pertandingan. Skor 63-53 membuat tim putra SMAN 2 menjadi juara Honda DBL 2014.

Pelatih SMAN 2 Palembang, Suhendra Sukmajaya, mengatakan, permainan anak asuhnya sangat baik. Sesuai dengan apa yang ia instruksikannya bersama manajer tim, Romi Nur Abdillah. “Alhmadulillah kita diberi kesempatan juara tahun ini. Tahun tahun sebelumnya kita hanya mencapai babak perdelapan final dan perempat final. Jadi tahun ini memang ditargetkan masuk final dan akhirnya juara Honda DBL,” jelasnya.

Hal berbeda disampaikan Pelatih SMAN 2 Palembang, Derwin. Anak-anaknya sudah bermain bagus. Namun sudah kalah di second line. “Kalau di first line saya yakin bisa memenangkan pertandingan, tetapi saya juga keluar gara-gara kesalahan pemain kita dan tak bisa beri instruksi lagi pada pemain,” katanya. (cj5/cj7/nan/dom/ce1)