>> Home Sumatera Ekspres Jangan Percaya SMS Jawaban
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
La Furia Roja (Belum) Perkasa
RECIFE - Spanyol menunjukkan jati dirinya sebagai tim penguasa dunia. Menghadapi j...Readmore
Ahsan-Hendra Selamatkan Indonesia
JAKARTA - Indonesia tidak jadi malu sebagai tuan rumah di Djarum Indonesia Open 20...Readmore
Perampok Tembak Pedagang Emas
KAYUAGUNG – Kawanan perampok bersenjata api yang diduga berjumlah enam orang...Readmore
  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

  • La Furia Roja (Belum) Perkasa

    RECIFE - Spanyol menunjukkan jati dirinya sebagai tim pen...

  • Ahsan-Hendra Selamatkan Indonesia

    JAKARTA - Indonesia tidak jadi malu sebagai tuan rumah di...

  • Perampok Tembak Pedagang Emas

    KAYUAGUNG – Kawanan perampok bersenjata api yang di...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Jangan Percaya SMS Jawaban

PALEMBANG – Ujian Nasional (UN) SMP/MTs negeri/swasta dilakukan hari ini (23/4) hingga Kamis (26/4) mendatang. Kemarin, soal sudah seluruhnya diterima 15 kabupaten/kota. Jumlah peserta se-Sumsel sebanyak 118.528 orang. Khusus Kota Palembang, 25.639 orang.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Riza Fahlevi, mengatakan, peserta UN tahun ini tak jauh beda dengan jumlah pelaksanaan sebelumnya. Penentuan sub-rayon tingkat SMP/MTs terbagi dalam 25 sub-rayon dengan tiga di antaranya madrasah.
Ia mengimbau kepada peserta UN agar yakin dengan hasil pembelajaran yang diterima selama ini. “Harus percaya diri, jangan mudah terpengaruh dan terprovokasi adanya surat edaran kunci jawaban yang menyesatkan,” kata Riza.
Menurutnya, kunci jawaban berada di pusat. Sementara daerah, belum memegang kunci jawaban. “Jadi, jangan percaya kalau ada kunci jawaban,” tegasnya. Menurut dia,  lebih baik gagal dengan hasil sendiri, daripada gagal tertipu dengan hasil yang tidak benar.
Hernawati, sekretaris Disdikpora Kota Palembang, menambahkan, perbedaan UN SMP/MTs dengan SMA/SMK/MA hanya pada bentuk pengawasannya. “Jika UN SMA diawasi tim independen dari Unsri, UN SMP ini tidak. Tapi, tetap sistem silang pengawasan dari guru,” ujarnya.
Selain itu, pelaksanaan UN SMP juga diperkenankan melihat koli jumlah soal dan mata pelajaran yang diujikan saat brada di sub-rayon. Namun, tetap dalam pengawasan pihak terkait, termasuk aparat kepolisian yang berjaga. “Sebab, pelaksanaan UN lalu banyak kekurangan soal. Makanya kini diperbolehkan untuk melihat jumlahnya.”
Ia berharap, pelaksanaan nanti bisa berjalan dengan baik. Ia juga mengimbau kepada peserta UN untuk tidak berbuat curang, tapi lebih percaya dengan kemampuan masing-masing siswa.
Ketua UN Sumsel, Bonny Syafrian menambahkan, sulit terjadi kebocoran soal.  Sebab, ada lima paket soal berbeda yang diberikan kepada siswa. Justru, kunci jawaban yang didapatkan tersebut dapat berakibat fatal bagi siswa karena dalam satu ruangan hanya 4 siswa yang soal sama.
Diungkapkannya, distribusi soal sudah selesai dilakukan. Sebanyak 2.543 koli kelar didistribusikan. Pada hari pertama UN, mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia pukul 08.00-10.00 WIB. Selasa nanti, Bahasa Inggris, Rabu Matematika, dan Kamis IPA.
Untuk UN susulan SMP/MTs, dilaksanakan Senin (30/4) mendatang. Hari ini, juga dilakukan UN susulan bagi siswa SMA/SMK/MA. Rencananya, di Kota Palembang akan dilaksanakan di SMAN 1 Palembang. “Namun, jumlah yang ikut hanya kabupaten/kota yang mengetahuinya,” jelas Bonny.
Kasi Pengembangan Kurikulum Bidang SMA/sederajat Disdikpora Palembang, Nur Syamsu, menambahkan, lima siswa akan ikut UN susulan. Sebab, saat pelaksanaan UN lalu kelimanya sakit. “Mungkin ada bedanya, bisa saja tingkat kesulitannya berbeda,” jelasnya. UN susulan ini, tetap mendapat pengawasan dari tim Disdikpora Palembang dan Unsri. Soal UN susulan, sudah ada di berada di Disdikpora Palembang.
Sementara Kepala SMPN I Palembang, Mariam, mengungkapkan, sekolahnya menjadi sub-rayon yang akan menjadi tempat penitipan soal dari SMP BPPKP, Advent dan Muhammadiyah I. Jumlahnya 464 siswa, dengan rincian 208 siswa di SMPN I, Muhammadiyah I 199 orang, BPPKP 35 orang, dan Advent 22 siswa. “Kita simpan soal di lemari ruang kepala sekolah, ada tiga gembok yang dipegang polisi dan panitia,” imbuhnya.

Hari Ini, 3,7 Juta Siswa SMP Ikuti UN

Lebih dari 3,7 juta siswa SMP dan sederajat mengikuti ujian nasional (UN) hari ini. Mata pelajaran Bahasa Indonesia menjadi pembuka ujian yang akan berlangsung empat hari ini.
Seperti halnya UN SMA minggu lalu, banyak pihak mengingatkan agar siswa tidak terkecoh dengan berseliwerannya SMS kunci jawaban lewat hp (handphone). Sebab, tidak ada yang bisa bertanggung jawab terhadap keakurasian SMS tersebut.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Bidang Pendidikan Musliar Kasim meminta siswa percaya dengan kemampuan diri sendiri. “Jangan terkecoh,” katanya di Jakarta kemarin (22/4).
Musliar menuturkan, jajaran Kemendikbud memprediksi pelaksanaan UN untuk jenjang SMP dan sederajat masih akan diramaikan dengan isu kebocoran soal dan peredaran SMS kunci jawaban via hp. Namun, dengan pengalaman serupa saat UN SMA pekan lalu, pihaknya sudah bisa mengambil pelajaran.
Misalnya, seluruh pengawas ruang ujian diminta benar-benar membuat ruangan yang mereka awasi steril dari hp. Pengawas harus benar-benar teliti memeriksa barang bawaan siswa. Semua barang kecuali alat tulis dan penghapus, terutama alat komunikasi, haram hukumnya masuk ruang ujian.
Dengan pengetatan barang bawaan siswa ini, diharapkan akan bisa melawan kabar peredaran SMS kunci jawaban. Pengawas ruang ujian juga diminta tidak lengah dan akhirnya dimanfaatkan siswa untuk berbuat curang.
Kepada para siswa, dia terus mengimbau supaya tidak terkecoh dengan adanya SMS kunci jawaban itu. Sebab, jauh-jauh hari sebelum ujian, Kemendikbud sudah menyebar kisi-kisi ujian melalui internet. Kisi-kisi diharapkan bisa menjadi latihan siswa sebelum menghadapi soal ujian yang sebenarnya. “Tentu kisi-kisi dan soal UN aslinya berbeda. Tetapi dasar materinya sama,” kata dia.
Kelulusan UN SMP dan sederajat dijadwalkan diumumkan pada 2 Juni. Sementara pengumuman kelulusan UN SMA dan sederajat dilakukan pada 24 Mei. Sedangan pengumuman kelulsan UN SD dan sederjat, dipasrahkan kepada pemerintah daerah masing-masing. (wan/nw/rei/ce1)


Add this to your website
 

ALL SPORT

article thumbnailPercepat Jalur Juara
23 Feb 2013

LONDON - Manchester United akan bertandang ke markas Queens Park Ranger dalam lanjutan Premier League yang akan dilangsungkan Sabtu (23/2). Pertandingan yang rencananya disiarkan Global TV mulai pu [ ... ]


Berita lain

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailKim-Vali Masih Tanda Tanya
23 May 2013

JAKARTA - Besok (24/5), Persiwa Wamena menjamu Sriwijaya FC di Stadion Pendidikan, Wamena. Namun, tim berjuluk Badai Pegunungan itu masih pusing menyiapkan komposisi terbaik untuk menjamu juara ber [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078