Jum11282014

Last update07:29:50 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Siap Tanggung Jawab

JEDAH -  Sebanyak 16 jemaah haji asal Palembang yang melapor telah ditelantarkan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) ke Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekah, Rabu (8/10) lalu, mulai dipulangkan ke Tanah Air. Rencananya, mereka akan tiba di Palembang Senin pagi (13/10), setelah sebelumnya menginap di Jakarta.

Demikian diungkap Junaidi, perwakilan jasa PIHK Rihlah Alatas Wisata Tour and Travel di Mekah, kepada Sumatera Ekspres, Jumat (10/10). "Tidak benar kalau mereka terlantar. Kita siap memberi penjelasan ke Kemenag soal ini. Hanya ulah seseorang yang sengaja ingin menjatuhkan nama baik Rihlah Alatas. Kami punya bukti itu," ungkap Junaidi ketika dihubungi Sumatera Ekspres pukul 17.00 WIB, Jumat (10/10).

Junaidi mengungkap ada 311 jemaah yang bergabung dengan Rihlah Alatas. Selain Palembang ada dari Sulawesi, Jakarta, Bangka Belitung, Jambi, dan provinsi lainnya. "Satupun tidak ada yang complain. Hanya satu jemaah dari Palembang mengatasnamakan jemaah lain yang melapor. Tim dari MCH (Media Centre Haji) dan Kemenag sudah turun dan menanyai kita. Intinya, kita siap mempertanggungjawabkan."

Diberitakan sebelumnya, Rihlah Alatas memungut Rp110 juta per orang untuk keberangkatan 16 jemaah haji ONH Plus dari Palembang. Itu belum termasuk tiket dari Palembang ke Jakarta Rp2 juta dan Biaya Manasik Haji Rp 2,5 juta. (nur)