Sab08302014

Last update09:04:48 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Nafsu Makan Berkurang, Akibat Gigi Ngilu

TIDAK hanya gigi berlubang yang menjadi permasalahan gigi, tapi gigi ngilu juga merupakan masalah gigi yang cukup mengganggu. Pasalnya, ketika mengonsumsi makanan asam manis maupun minuman panas atau dingin, gigi akan terasa ngilu sehingga nafsu makan berkurang.

Masalah gigi sensitif bukanlah insiden yang timbul akibat penyakit gigi, namun terjadi akibat menipisnya enamel, penurunan gusi, dan terbukanya dentin (sebuah lapisan di bawah enamel). Nyeri yang berkaitan dengan sensitivitas umumnya terjadi dalam saraf gigi.

Menurut drg Billy Sujatmiko SpKG, kebanyakan orang  ingin tampil dengan gigi bersih dan putih, sehingga mereka memilih untuk melakukan penggosokan gigi secara berlebih. Bahkan ada yang menggunakan bleaching gigi. Padahal kebiasaan tersebut dapat membuat gusi mengalami iritasi atau gusi menurun dari leher gigi.

“Akibatnya, lama kelamaan akar gigi akan terbuka (resesi gingiva), leher gigi berlubang, lapisan email pun akan berkurang ketebalannya sehingga bila minum air dingin, makan asam dan manis, atau bahkan tersentuh bulu sikat gigi pun akan terasa ngilu,” katanya.

Lanjut dokter spesialis gigi yang bertugas di poli gigi RSMH Palembang ini, pembentukan lapisan email gigi yang kurang sempurna dalam istilah medis ename hypoplasia dapat pula terjadi pada kasus tertentu. Seperti penumpukan sisa-sisa makanan di daerah pertemuan gigi juga bisa menimbulkan gigi ngilu.

Sisa makanan ini menyusup masuk melalui leher gigi dan sulit terjangkau sikat gigi sehingga akan sulit dibersihkan. “Lama kelamaan penumpukannya akan makin banyak dan menekan saku gusi makin dalam dari keadaan normal,” imbuhnya.

Penyebab utama pada gigi ngilu, sambung dr Billy,  penurunan gusi, buruknya kebersihan gigi dan mulut, bleaching atau pemutihan permukaan gigi, terkikisnya email, penyikatan gigi terlalu kuat, pasien lansia, dan kebiasaan konsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam.

Dia menerangkan, masalah gigi sensitif bisa diatasi, yakni dengan menggunakan pasta gigi mengandung potassium nitrat dan strontium chlorida. Dan tidak lekas menyikat gigi setelah makan. Menyikat gigi setelah makan bisa memicu terjadinya gigi sensitif karena PH di dalam mulut mengalami penurunan,” imbaunya.

Ia menyarankan, sebaiknya menunda menggosok gigi setelah makan atau melakukan sikat gigi 25 menit setelahnya. “Saat menggosok gigi gunakan bulu sikat yang lembut tanpa harus menggosok dengan kuat,” sarannya. (cj3/dom/ce5)