>> Home Home Arsip METROPOLIS 218 Penerima PKH Dicoret
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
218 Penerima PKH Dicoret PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Jumat, 13 April 2012 11:55

PALEMBANG – Selain menyalurkan dana bantuan siswa miskin (BSM) kepada sejumlah siswa SD di Kota Palembang, Kantor Pos Jl Merdeka juga menyalurkan dana program keluarga harapan (PKH). Pelaksanaanya sejak 5 April lalu. Namun, penerima PKH ini membludak mendatangi kantor pos tersebut, kemarin. 

Tampak sejumlah aparat kepolisian ikut berjaga, supaya pelaksanaan berjalan tertib. Dua loket terlihat melayani pelaksanaan penyaluran tersebut. Pintu bagian kanan dibuka untuk pelaksanaan kemarin yang biasa ditutup untuk papan pngumuman lowongan pekerjaan. ”Sudah dari pukul 08.00 WIB tadi antri mas,” kata seorang warga penerima PKH.

Herty Muchtar, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang melalui Bambang Kusnadi Kabid Bantuan Jaminan Sosial (Banjamsos) mengatakan, jumlah penerima program keluarga harapan (PKH) di Metropolis tahun ini dikurangi. Jika tahun lalu sebanyak 14.377 rumah tangga sasaran miskin (RTSM), tahun ini hanya 14.159 RTSM atau berkuang 218 RTSM.

Ke-218 RTSM tersebut dicoret karena tak lagi memenuhi kriteria kelayakan penerima PKH 2012. Dengan pengurangan jumlah RTSM tersebut, maka penyaluran jumlah dananya secara otomatis berkurang. Jika dalam penyaluran tahap 4 2011 lalu mencapai Rp5.069.550.000, maka tahun ini hanya Rp4.557.100.000 atau berkurang sekitar Rp512 juta.

”Dikurangi karena tak lagi memenuhi kriteria PKH. Misalnya, anaknya sudah lulus SMP, ibu peserta PKH yang hamil sudah melahirkan sehingga secara otomatis nilai penerimaannya beda, ada yang meninggal, pindah rumah dan kena sanksi karena verifikasi yang dilakukan tim pendamping PKH,” ujarnya.

Namun, pihaknya belum memiliki data berapa jumlah RTSM yang dikenai sanksi karena tak sesuai komitmen untuk meningkatkan pendidikan anaknya,” jelasnya.  Ia memisalkan, penerima PKH ini harus meningkatkan pendidikan anaknya. Setidaknya, dalam sebulan absensi di kelas tempatnya sekolah harus 85 persen atau 4 hari.

”Kalau lebih dari 4 hari tidak masuk dengan alasan yang tak jelas maka tim pendamping PKH yang turun ke lapangan langsung mencoret, karena sudah masuk kategori malas,” ungkapnya. Namun, dalam pelaksanaannya tim tidak serta merta mengusulkan penghentian dana PKH tersebut.

Namun, sanksi yang dikenakn pada tahap awal hanay pemotongan dalam pembagian dana PKH tahap berikutnya sebesar Rp50 ribu yang dibagikan per triwulan. ”Kalau masih mengulang kesalahan yang sama, maka dana PKH tahap berikutnya dipotng lagi Rp50 ribu. Nah, sanksi apabila masih mengulangi ketiga kalinya, langsung diputus pemberian danaPKH ini,” jelasnya.

Namun, masih diberi kesempatana kepada RTSM tersebut apabila bisa memperbaiki kesalahan sesuai syarat yang ditentukan. ”Kalau anaknya yang sekolah bisa sekolah dan masuksesuai syarat yang ditentukan, maka dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah tentang kehadirannya kepada koordinator PKH di kecamatan masing-masing, bisa mendapatkan kembali,” jelasnya lagi.

Penerima dana PKH ini, mendapatkan nilai yang bervariasi. Minimal, sebesar Rp600 ribu dan maksimal Rp2,2 juta per triwulan. Nilai ini, tergantung dari kriteria RTSM yang memenuhi syarat. ”Beda-beda memang, kalau yang dapat Rp2,2 juta memang memenuhi kriteria keseluruhan,” katanya.

Dalam penyaluran dana tersebut, jumlah RTSM terbanyak di Kecamatan Seberang Ulu (SU) I dengan jumlah 2.868 RSTM dengan nilai anggaran Rp958 juta. Kemudian Kecamatan Gandus dengan jumlah penerima 2.069 RTSM (Rp694 juta), Kertapati 1.810 (Rp499 juta), SU II sebanyak 1.156 (Rp351 juta), Ilir Barat (IB) II 1.118 (Rp350 juta), Ilir Timur (IT) I sebanyak 861 (Rp274 juta), IT II sebanyak 654 (Rp214 juta) dan Kemuning 575 (Rp168 juta).

Kemudian Kecamatan Plaju 479 RTSM (Rp174 juta), Bukit Kecil 380 (Rp127 juta), AAL 366 (Rp120 juta), Kalidoni 359 (Rp120 juta), Sukarami 303 (Rp107 juta) dan Sematang Borang 297 RTSM (Rp102 juta).(rei)


Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078