Rab07012015

Last update05:27:21 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Pendaftaran Jalur USM Lebih Mahal

PALEMBANG- Setelah jalur penerimaan mahasiswa baru (PMB) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), kini Universitas 
Sriwijaya (Unsri) membuka PMB jalur mandiri yaitu ujian saringan mandiri (USM) yang telah dibuka pendaftarannya sejak 13 Juni hingga 20 Juli 2015. 
Diketahui, biaya pendaftaran jalur USM Unsri ini terbilang lebih mahal dibandingkan pendaftaran SBMPTN yaitu untuk dua pilihan program studi (prodi) kelompok saintek dan soshum sebesar Rp.300 ribu dan tiga prodi kelompok campuran Rp.400 ribu. 
“Ya, memang biaya pendaftaran USM lebih mahal dibandingkan SBMPTN, karena ini merupakan jalur mandiri dan biaya uang kuliah juga nantinya berbeda dengan mahasiswa dari jalur SNMPTN dan SBMPTN,” ungkap Pembantu Rektor (PR) I Unsri, Prof Dr Ir Anis Saggaff MSCE kemarin (18/6). 
Dikatakan, sebagian besar mahasiswa yang diterima dari jalur PMB USM akan mengikuti proses kuliah di kampus Unsri Bukit Besar. “Kuota yang disediakan untuk jalur USM ini yaitu sebanyak 1.162 dan nantinya akan ditambah lagi kalau ada peserta yang tidak mengambil kesempatan SBMPTN dan dinyatakan gugur,” terangnya. 
Lanjutnya, untuk tes tertulis akan diselenggarakan pada 22 Juli mendatang dan hasil kelulusan peserta akan diumumkan pada 25 Juli. “Proses verifikasi akan dilakukan dengan cepat, karena USM ini sangat berbeda dengan SNMPTN dan SBMPTN. Semuanya akan dihandle oleh panitia internal Unsri, jadi tidak butuh waktu lama untuk masa pengkoreksian,” kata Anis. 
Ia menambahkan, hingga kemarin (18/6) jumlah pendaftaran jalur USM Unsri sudah mencapai 439 peserta. Pada PMB jalur USM ini juga Unsri menambah prodi baru yaitu prodi ilmu tanah. “Jadi, prodi ilmu tanah ini nantinya akan menampung mahasiswa baru sebanyak 40 kursi atau hanya satu kelas,” jelasnya. 
Ia berharap, peserta dari jalur USM ini teliti dalam melengkapi berkas dan melakukan pengisian data saat pendaftaran. Pasalnya, data peserta akan dicocokkan saat mengikuti ujian tertulis nanti. “Ya, kalau mengalami perubahan tentu peserta nantinya akan mengikuti proses pendataan ulang dan itu tentunya akan memakan waktu. Kami imbau supaya teliti melakukan input data saat pendaftaran,” tukasnya. (but)