Back Anda disini: Home

Artikel

Bisa Lebih Parah dari Schumacher

SUZUKA - Tiga hari terbaring di rumah sakit, kondisi Jules Bianchi belum juga membaik. Pihak keluarga 
menyatakan, pembalap 25 tahun itu mengalami cedera parah di beberapa bagian kepala atau diffuse axonal injury (DAI). Kemarin (8/10), dua dokter ahli FIA tiba di Jepang untuk membantu penanganan kasus tersebut.
Ada dua kategori besar cedera pada kepala. Focal dan diffuse brain injury. Perbedaan mendasar pada keduanya adalah tingkat persebaran trauma yang dialami otak. Jika focal terjadi pada lokasi yang spesifik, diffuse cakupannya lebih luas atau menyebar.
Baik focal dan diffuse, bisa terjadi akibat penyebab yang sama. Banyak kasus trauma otak mempunyai dua aspek tersebut. Cedera focal umumnya terjadi karena kepala terbentur atau dihantam sebuah obyek. Sementara diffuse lebih sering ditemukan akibat tabrakan antara bagian tubuh dengan obyek lain ketika keduanya sedang begerak. 
Dalam kasus diffuse injury, kepala tidak memerlukan kontak langsung dengan obyek lain. Tapi jaringan di dalamnya rusak. Itu disebabkan karena bermacam-macam tipe jaringan otak dengan tingkat kepadatan berbeda bergerak hingga mengalami benturan dalam intesitas yang tidak sama. 
Cedera tersebut langsung berpengaruh pada syaraf otak. Sementara tingkat keparahannya bermacam-macam, tergantung seberapa jauh otak tersebut bergerak atau berpindah dari letaknya semula. Seorang dokter di sebuah blog F1 menyebut kondisi Bianchi bisa lebih parah dari Michael Schumacher.
Pernyataan resmi keluarga menyatakan, saat ini kondisi Bianchi tetap kritis dan belum melewati masa sulit. ”Ini adalah masa tersulit bagi keluarga kami. Tapi doa, dukungan, serta perhatian untu Jules dari seluruh dunia telah menjadi sumber kekuatan kami,” tulis pernyataan resmi keluarga seperti dilansir Autosports.
Keluarga juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pada fans dan berjanji akan memberikan kabar terbaru terkait perkembangan medis Bianchi jika diperlukan. 
Dua dokter ahli FIA didatangkan ke Mie General Medical Center di Yokkaichi untuk membantu penanganan cedera pembalap Prancis tersebut. Mereka adalah Presiden Komisi Medis FIA Profesor Gerard Saillant dan Profesor Alessandro Frati, seorang ahli bedah syaraf dari Universitas Roma La Sapienza. Keduanya datang atas permintaan Ferrari. 
”Mereka datang hari ini (kemarin) dan bertemu dengan tim medis yang bertanggung jawa atas perawatan Jules. Informasi lengkap diberikan terkait status klinis Jules jadi mereka bisa memberikan nasihat kepada keluarga,” tambah pernyataan tersebut. 
Baik Profesor Saillant dan Frati mengatakan bahwa penanganan oleh tim di rumah sakit Yokkaichi sangat bagus dan sangat membantu pihaknya untuk memberikan yang terbaik untuk pemulihan Bianhci. (cak/wn)