Back Anda disini: Home

Artikel

Tersengat Listrik, Pekerja Bangunan Kristis

PADANG - Seorang pekerja bangunan tersengat listrik saat memasang baliho di Simpang Kalawi, Kecamatan Kuranji, Rabu (8/10) sore. Saat ini, kondisinya kritis dan menjalani perawatan intensif di Ruang Resusitasi RSUP M Djamil Padang. Dia mengalami luka di bagian kepala dan tangan karena terpegang kabel listrik yang ada di sekitar lokasi.
 
Posmetro Padang (Grup JPNN.com) melaporkan, kejadian yang menimpa Joni Ref (36) ini sempat membuat kaget masyarakat yang ada di sekitar lokasi sore itu. Korban yang terkena sengatan kabel tegangan tinggi tersebut sempat terjatuh dari steleng tempat dia berdiri.
 
Seorang warga, Syaf (45) mengatakan, jatuhnya korban sempat membuat masyarakat yang ada saat itu buncah. Sempat terdengar letusan sebelum korban ini jatuh ke tanah. Beberapa orang warga dan rekan kerja korban langsung melarikannya ke RSUP M Djamil Padang.
 
“Tadi terdengar bunyi letusan keras, ternyata itu adalah orang jatuh karena tersengat listrik,” papar Syaf.
 
Kapolsek Kuranji, AKP Asril Prasetya menyampaikan, begitu mendapatkan informasi dari warga, personel Polsek Kuranji langsung melakukan olah TKP di lokasi. Korban ini diketahui terjatuh dari ketinggian empat meter setelah tangannya tersentuh kabel listrik tegangan tinggi.
 
“Korban sudah berada di RSUP M Djamil Padang dan kita pun sudah melakukan identifikasi di lokasi. Korban ini jatuh karena terpegang kabel listrik,” tukas Asril.
 
Menurut Asril, korban yang saat ini tengah kritis di ruang Resusitasi IGD sempat mengeluarkan darah di bagian hidung dan telinga. Namun, korban sudah dalam penanganan dokter.
 
“Tadi kita juga sudah memintai keterangan dari rekan-rekan korban yang saat itu ada di lokasi,” papar Asril.
 
Terpisah, Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil Padang, Gustafianof mengatakan, korban saat ini tengah kritis di ruang Resusitasi IGD. Namun, tim dokter sudah memberikan pertolongan pertama kepada korban sejak korban masuk sekitar pukul 18.00 WIB.
 
“Korban sudah mendapatkan perawatan intensif, kita berharap korban ini bisa melalui masa kritis tersebut,” ujarnya.(ag)