>> Home Home Arsip PENDIDIKAN Tunjukkan, Madrasah Lebih Baik
Kekurangan 136.049 Rumah
PALEMBANG – Angka kekurangan rumah (backlog) hingga 2018 diperkirakan Dinas ...Readmore
Kelilingi Bukit Siguntang
PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 BE, ribuan umat Buddha men...Readmore
Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013
PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrima FN akhirnya terpilih se...Readmore
Konser Musik, Bertabur Artis
PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pemkot menyiapkan berbagai&...Readmore
Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin akhirnya ...Readmore
  • Kekurangan 136.049 Rumah

    PALEMBANG – Angka kekurangan rumah (backlog) hingga...

  • Kelilingi Bukit Siguntang

    PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Waisak 2557 B...

  • Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013

    PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrim...

  • Konser Musik, Bertabur Artis

    PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pe...

  • Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M

    JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Tunjukkan, Madrasah Lebih Baik

PALEMBANG – Komisi VIII DPR RI ingin “mempertandingkan” kualitas lulusan madrasah dan sekolah umum. Salah satunya, melalui ujian nasional (UN) April ini, hasil yang diraih siswa madrasah harus lebih baik dari SMA atau SMK. Sumsel dipilih sebagai tujuan kunjungan spesifik ini karena kualitas sumber daya manusianya cukup baik.
“Lewat UN ini, tunjukkan bahwa madrasah lebih baik dari sekolah umum,”ucap Drs H Hasrul Azwar, anggota Komisi VIII DPR RI dalam pertemuan dengan Kakanwil Kemenag Sumsel dan jajarannya, kemarin. Menurutnya, Komisi VIII DPR RI siap mendukung agar seluruh siswa dan siswa madrasah mampu meraih hasil terbaik dalam pelaksanaan UN tahun ini.
Meski harus lebih baik, bukan berarti para peserta UN boleh diajari berbohong dan berbuat curang. Menurutnya, para guru harus memberikan contoh dan teladan yang baik agar para peserta UN madrasah mampu berprestasi dengan cara baik dan jujur.
Ketua Komisi VIII DPR RI, Dra Hj Ida Fauziah mengatakan, pada saat pelaksanaan UN 16 April nanti, anggota dewan memang sedang dalam masa reses. Sehingga masing-masing anggota dewan akan “pulang kampung” dan melaksanakan fungsi pengawasan UN ke daerahnya masing-masing.
Diakuinya, selama ini ada semacam kesenjangan antara madrasah dan sekolah umum. Seperti mutu guru, sarana prasarana dan lainnya. Di kalangan pendidikan, masih ada penolakan terhadap pelaksanaan UN karena perbedaan pemahaman tujuan UN itu sendiri.
Kakanwil Kemenag Sumsel, Drs H Najib Haitami MM mengatakan, di Sumsel ada 34.943 peserta UN tahun ini. Rinciannya, 8.444 peserta UN MA, 16.512 peserta UN MTs dan 9.987 orang peserta UN MI. “Mereka berasal dari 483 MI, 410 MTs dan 184 MA negeri dan swasta yang ada di Sumsel,”jelasnya.
Ditegaskan Najib, seluruh siswa madrasah di Sumsel sudah siap mengikuti UN. Untuk keamanan dalam pelaksanaan, Kanwil Kemenag tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Termasuk distribusi soal dari rayon ke sekolah, lalu soal disimpang pada ruang dan lemari yang dikunci.
Kabag TU Kanwil Kemenag Sumsel, HM Ridwan MM menambahkan, untuk lembar jawaban UN SMA sederajat, termasuk MA, scanning dilakukan Unsri dan penilaian oleh BSNP (Badan Standardisasi Nasional Pendidikan). “Sedangkan untuk MTs dan SMP sederajat, dilakukan di provinsi, oleh Disdik melibatkan Kanwil Kemenag Sumsel,”imbuhnya.
Tak hanya bertemu jajaran Kanwil Kemenag dan para Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota serta sejumlah kepala madrasah, rombongan Komisi VIII DPR RI ini juga berkunjung dan melihat dari dekat kesiapan para siswa madrasah di Sumsel, salah satunya dengan mampir ke MAN 3 Pakjo.
Kedatangan mereka disambut dengan sejumlah atraksi dari para siswa. Seperti tarian, pertunjukan bela diri, hingga peluncuran roket air. Rombongan Komisi VIII DPR RI ini juga meninjau sekilas galeri kerajinan tangan siswa yang dipamerkan di depan aula MAN 3.
Kepala MAN 3, Dr H Ahmad Zainuri MPdI berharap ada bantuan fasilitasi beasiswa ke luar negeri bagi siswa berprestasi. Saat ini, para siswa MAN 3 sudah melakukan persiapan, seperti bimbingan belajar dan try out secara intensif. “Persiapan seperti itu dilakukan berulang-ulang kali sehingga saat menghadapi ujian nanti mudah-mudahan nggak kewalahan lagi,” katanya.
Terpisah, Kepala PPJK Unsri yang juga sekretaris panitia pengawas UN SMA sederajat Sumsel, Dr Zainuddin Nawawi mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan mempersiapkan tim dan scanner untuk proses penscaninggan lembar jawaban UN. “Scanner-nya seperti tahun lalu, cukup canggih dan mampu men-scanning hingga lima ribu lembar per jam,”tukasnya.
Purek I Unsri, Prof Zulkifli Dahlan DEA mengatakan, untuk jenjang SMA sederajat ini, ada sekitar 740 sekolah yang akan diawasi pengawas dari Unsri dan perguruan tinggi swasta lain di Sumsel. “Satu sekolah satu orang, maksimal dua orang jika muridnya cukup banyak. Pada tiap daerah ada koordinatornya,”tuturnya.(tha/xpresi)


Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078