Back Anda disini: Home

Artikel

Tim China Perkasa

LUBUKLINGGAU - Tim sepeda negara tirai bambu, China, berhasil menyingkirkan lawannya pada pertandingan Cross 
Country Realy di ajang Asian Mountain Bike Championship (AMBC) di trek Bukit Sulap, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, kemarin (31/10). Pertandingan dilanjutkan pada cabang downhill dan cross country, Sabtu (1/11). 
Pertandingan Cross Country yang digelar pagi kemarin diikuti lima negara. Dimana, keperkasaan tim China diikuti oleh Jepang di posisi kedua dan Indonesia di posisi ketiga. Sedangkan Iran dan China Taipe, masing-masing berhasil finis di tempat keempat serta kelima.  
Setelah berhasil melintasi trek Cross Country, tim China berhasil mencatatkan waktu tercepat menyentuh garis finis dengan 1:12:37 detik, tim Jepang 1:14:23 detik, Indonesia dengan waktu 1:14:41 detik, disusul Iran dengan catatan waktu 1:18:38 detik, serta China Taipe dengan waktu 1:23:28 detik. 
Pantauan di lapangan, jalannya pertandingan Cross Country realy diwarnai hujan deras sehingga para pembalap dan official masing-masing negara terpaksa memasang taktik jitu untuk memenangkan pertandingan karena kondisi trek menjadi becek dan lengket.  
Sejumlah peserta terpaksa menghentikan laju tunggangannya, mengingat ban sepeda dipenuhi tanah. Bahkan, pembalap sepeda asal China dan Indonesia harus turun membersihkan ban.   Selama jalannya pertandingan, Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia, panitia penyelenggara, dan petugas keamanan terlihat sibuk mensterilkan lintasan trek dari antusias penonton yang ramai menyaksikan pertandingan tersebut.   
“Kita turut bangga dan bahagia atas capaian tim Indonesia sejauh ini. Semoga mereka dapat menempati posisi lebih baik pada perlombaan berikutnya,” kata Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe.  
Dia pun berjanji akan memberikan bonus kepada para pemenang senilai Rp5 juta-Rp10 juta kepada setiap peserta sesuai urutan juara yang dipertandingkan. “Kalau berhasil juara umum, juga ada bonus dari saya,” jelasnya.  
Sementara itu, pengerjaan kereta gantung (sky lift) hingga kemarin belum selesai saat pembukaan AMBC. Padahal, sky lift dijanjikan untuk mengangkut para atlet dan sepeda naik ke atas Bukit Sulap mengikuti kelas downhill di AMBC.
Akhirnya, diduga panitia, memangkas sebagian trek untuk kelas downhill.‎  Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan, kondisi pelaksanaan sekarang sudah siap 100 persen. “Yang jelas, semua sudah siap,” jelas Nanan saat membuka opening ceremony di trek AMBC Bukit Sulap, kemarin.  
Terpisah, Ketua ISSI Lubuklinggau, Leonardi Sohe mengatakan, persiapan yang dilakukan sudah maksimal. Apalagi kejuaraan ini taraf internasional. “Kita juga patut bangga di AMBC Bukit Sulap Lubuklinggau atlet Indonesia menjadi juara XCR meski peringkat ketiga,” pungkasnya. (wek/ion/ce4)