Kam09182014

Last update02:00:37 PM

Back Anda disini: Home

Artikel

Timses Bantah Prabowo Akan Jadikan Indonesia Anti Kemajemukan

JAKARTA - Anggota Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Viva Yoga Mauladi membantah isu bahwa Prabowo akan menjadikan Indonesia sebagai pemerintahan yang anti kemajemukan, jika terpilih menjadi presiden.

"Bicara soal Islam sering diisukan kalau Pak Prabowo terpilih akan menjadikan Indonesia sebagai pemerintahan yang seram dan anti kemajukan, isu itu tidak benar," kata Viva dalam diskusi "Faktor Islam dalam Pilpres" di Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (28/6).

Menurut Viva, pasangan Prabowo-Hatta ingin menjadikan bangsa Indonesia seperti yang dicita-citakan oleh Soekarno.

"Ingin membangun national religious state yaitu negara relijius yang konsep dasarnya beberda dengan nation state di Eropa," ujarnya.

Soekarno, sambung Viva, menginginkan bangsa yang bersumber dari nilai-nilai reliji seluruh agama yang ada di Indonesia. Karenanya tidak mungkin Prabowo menghilangkan pluralisme dan toleransi jika terpilih sebagai presiden.

"Ada kekhawatiran menghilangkan toleransi, itu sesuatu yang tidak benar, sangat jauh dari cita-cita kami," ucap Viva.

Selain itu, Viva menambahkan, Prabowo-Hatta ingin membangun Indonesia yang sejahtera seusai konsep Soekarno yaitu untuk melindungi kaum Marhaen.

"Kami akan memprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan kaum Marhaen," tandasnya. (gil/jpnn)