Back Anda disini: Home

Artikel

Lawan Brasil, Sanchez Cemaskan Wasit

BELO HORIZONTE – Bukan Neymar, Oscar, atau Dani Alves yang ditakutkan oleh utama bintang Cile, Alexis  Baginya, kemampuan ketiga pemain dari tim Selecao itu bisa ditandingi oleh rekan-rekan setimnya. Sanchez justru sangat khawatir dengan kepemimpinan wasit yang mungkin saja akan lebih menguntungkan tuan rumah.

Sebagai informasi wasit asal Inggris, Howard Webb, dipilih untuk memimpin laga pertama di babak 16 besar ini. Walaupun Webb sejauh ini selalu menjalankan tugasnya dengan baik, namun Sanchez tetap meragukan apakah ia bisa bersikap adil di atas lapangan.

“Kami mengalahkan juara dunia, jadi kami bisa mengalahkan Brasil. Saya hanya takut kepada wasit, tapi kita lihat nanti,” kata Sanchez seperti dilansir dari Reuters.

Kecemasan Sanchez tentu ada alasannya. Publik pasti belum lupa ketika wasit asal Jepang, Yuichi Nishimura yang memberikan “hadiah” penalti kepada Brasil ketika menghadapi Kroasia di laga pembuka Piala Dunia 2014. Penalti itu datang di menit 71, saat kedudukan masih sama kuat 1-1, sehingga membuat mental bertanding Luca Modric dkk hancur seketika.

Jika wasit menjalankan tugasnya dengan baik, Sanchez yakin timnya punya peluang besar untuk mencetak sejarah menyingkirkan tuan rumah di babak 16 besar. Tapi Sancez tetap memiliki respek besar buat Brasil sebagai tim paling banyak menjuarai Piala Dunia.
 
“Tentu saja saya respek terhadap mereka. Brasil punya tim dan pemain yang bagus,” kata Sanchez.

“Saya rasa Brasil juga punya pertahanan terbaik di dunia. Tapi saya sangat antusias menghadapi Brasil, melawan beberapa rekan setim di Barcelona seperti Neymar dan Dani Alves. Saya akan sangat menikmati laga nanti,” imbuhnya.

Sementara itu, gelandang La Roja, Mauricio Isla, meminta rekan-rekannya untuk mewaspadai serangan lewat bola-bola atas yang dilakukan Brasil. Pasalnya, empat tahun lalu, timnya kebobolan dengan cara seperti itu.
 
“Permainan bola atas selalu sulit buat kami. Saya akan sangat senang jika Elias Figueroa atau Chano Garrido masih membela Cile. Karena bek kami sekarang tidak ada yang punya tinggi badan ideal,” tutur Isla. (dim)