Back Anda disini: Home

Artikel

Oprah Winfrey pun Menitikkan Air Mata

MEMANG, aksi pembawa acara Neil Patrick Harris yang nyeleneh mengundang canda tawa di panggung Academy Awards ke-87 di Dolby Theatre, Hollywood, California, Amerika Serikat (AS), Minggu (22/2) waktu setempat atau kemarin WIB.

Namun, suasana haru juga sempat mewarnai penganugerahan paling bergengsi insan film tersebut.
 
Sebut saja ketika dua musisi terlaris asal AS, John Legend dan penyanyi rap Common, membawakan soundtrack film Selma yang berjudul Glory.

Dengan diiringi sekelompok paduan suara, aksi panggung Legend dan Common itu sukses menggalang aplaus dan standing ovation dari ratusan aktris dan aktor, serta pembuat film yang hadir di sana.
 
Bahkan, David Oyelowo dan Carmen Ejogo, yang juga bermain dalam film Selma, serta Oprah Winfrey, pemeran sekaligus produser film Selma, tampak menitikkan air mata haru.

Bukan hanya mereka, bintang film Star Trek Christopher Whitelaw Pine atau Chris Pine dan aktris Jessica Chastain juga terlihat berurai air mata saat mendengarkan Glory.

Lirik lagu tersebut memang punya arti dalam bagi perjuangan hidup warga kulit hitam di AS dalam melawan tindakan rasial negaranya. "One day, when the glory comes, it will be ours," demikian penggalan lirik dalam lagu Glory.
 
Gara-gara lagu Glory tersebut, Legend dan Common yang sang pencipta lagu itu akhirnya menerima piala Oscar bersama. "Saat orang-orang melakukan long march dengan lagu kami, kami ingin memberi tahu bahwa kami bersama kalian. We see you, we love you, march on!" seru pelantun All of Me tersebut.
 
Selain itu, aksi menggelegar lainnya disulut penyanyi yang dijuluki Mother Monster, Lady Gaga. Tidak seperti biasanya, Gaga kemarin tampil solo dengan mengusung tema Tribute to Sound of Music. Gaga mengenakan busana panggung serbaputih dan riasan wajah sederhana.
 
Namun, penampilan yang terkesan sangat vintage tersebut paling dinantikan audiens. Dengan suara seriosa yang menggema, Gaga membawakan empat judul lagu: The Sound of Music, My Favorite Things, Edelweiss, dan Climb Every Mountain.
 
Di luar panggung, penampilan Gaga kembali sedia kala. Dia kembali tampil nyentrik. Gaga mengenakan sarung tangan karet berwarna merah yang mampu menyedot perhatian publik. Terutama nitizen usil.

Sebab, gara-gara sarung tangan karet merah yang mirip pelindung tangan yang biasa dipakai saat mencuci piring atau mengepel itu, Gaga dianggap tukang bersih-bersih. (dod/c14/dos)