>> Home
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Freddie “Hidup” Lagi di Olympic Stadium

LONDON - “Deyo... deyo...,” sahut 80 ribu penonton closing ceremony Olimpiade London 2012 di Olympic Stadium, London, kemarin dini hari. Mereka mengikuti ajakan Freddie Mercury, vokalis band legendaris Inggris, Queen. Ya, Freddie yang meninggal pada 1991 memang kembali “dihidupkan”.
Bertema A Symphony of British Music, penutupan Olimpiade London 2012 benar-benar wah. Sosok Freddie ditayangkan lewat enam layar raksasa. Dia tampil dengan baju kuning, persis saat dalam konser di Stadion Wembley pada 1986. Aksi call and response yang dia lakukan juga dicuplikkan dari konser itu.
Tidak hanya Freddie, John Lennon juga menyemarakkan closing ceremony. Frontman band legendaris The Beatles tersebut membawakan lagu Imagine.
Sesuai dengan temanya, closing ceremony Olimpiade London 2012 menggambarkan perkembangan musik di Inggris hingga bisa memberikan warna besar kepada kebudayaan dunia. Musik adalah salah satu budaya Inggris yang paling memengaruhi dunia dalam 50 tahun terakhir.
“Banyak momen besar dalam musik Inggris hingga bisa menjadi seperti saat ini. Kami ingin menunjukkan itu kepada dunia,” kata Kim Gavin, direktur artistik upacara penutupan Olimpiade London 2012.
Beberapa miniatur landmark London seperti Big Ben, Tower Bridge, Westminster Palace, dan Buckingham Palace terpasang di lapangan Olympic Stadium. Miniatur itu berjajar di sekitar jalan buatan yang bentuknya menyerupai persilangan Union Jack, bendera Inggris Raya. Permukaan jalanan tersebut bergambar kliping koran raksasa yang memberitakan perjalanan musik Inggris. Di Inggris, koran memang masih menjadi sumber informasi utama warga meski banyak media online maupun televisi dalam berbagai platform.
Di atas jalanan bercorak halaman koran, diparkir pula beberapa mobil dan truk yang juga bercorak halaman koran. Show dimulai dengan penampilan Emeli Sande yang tiba-tiba muncul dari salah satu truk. Dia menyanyikan lagu Read All About It.
“Olimpiade adalah proses panjang yang kami lalui untuk menjadi tuan rumah yang hebat seperti ini. Perjuangan kami mulai pagi hingga malam. Karena itu, di awal show, kami menampilkan bagaimana suasana pagi di London sampai terbenamnya matahari,” jelas Gavin.
Musisi hebat lain yang tampil dalam opening ceremony adalah Taio Cruz, Muse, The Who, Spice Girls, George Michael, dan Jessie J Drumer Queen Roger Taylor dan gitaris Bryan May juga menunjukkan kehebatannya.
Menjelang akhir closing ceremony, ditampilkan aksi musisi Brasil yang pada 2016 menjadi tuan rumah di Rio de Janeiro. Penampilan energik rapper kenamaan Brasil, Bnegao, mengentak Olympic Stadium yang dini hari kemarin disulap menjadi tempat disko raksasa dengan lampu LED yang dipasang di setiap tempat duduk penonton. “Malam yang tak terlupakan. I’m proud to be British,” kata Sophie Hutchinson, warga London, yang datang ke closing ceremony dengan pipi dicat Union Jack.
Dimulai pukul 21.00 plus show tambahan mulai 20.00, closing ceremony berakhir pukul 00.00 waktu London. Empat ribu penari tampil dalam acara yang dihadiri Pangeran Harry itu. Sebagian di antara 10.500 atlet yang tampil di Olimpiade juga datang. Mereka masuk lapangan bersama-sama sebagai keluarga besar Olimpiade.
Presiden IOC Jacques Rogge memimpin serah terima bendera Olimpiade dari Wali Kota London Boris Johnson kepada Wali Kota Rio de Janeiro Eduardo Paes. Closing ceremony ditandai dengan padamnya kaldron api Olimpiade dan pesta kembang api. (ang/c10/ca/ce1)


Add this to your website
 

--------------------------------------------------

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078