Sab10252014

Last update10:44:47 AM

Back Anda disini: Home

Artikel

Toko Pelaku Pengeroyokan Dijarah Massa

BERSERAKAN: Nampak warga menyaksikan sisa barang-barang dari toko milik korban yang berserakan diluar toko usai kejadian.   foto: Didi Indawan/Sumeks.

MUARADUA- Hanya gara-gara masalah sepele, lampu yang dibeli beberapa waktu lalu oleh warga desa Pula Beringin bernama Iyan alias Sugul (35) akhirnya terlibat perkelahian dengan pedagang Zamik (33) dan kedua adiknya Piki (28) dan Heru (25). Akibat perkelahian tersebut, Iyan mengalami luka bacok di kepalanya dan mengalami luka bacokan dibagian punggung belakang.

Tak hanya berhenti disitu, buntut kekesalan warga Pulau Beringin karena Iyan Sogol harus dilarikan ke rumah sakit, massa  yang marah dan tak terima Iyan dikeroyok pada malam harinya langsung mengobrak abrik  toko pelaku Zamik serta menjarah seluruh isinya pada Jum’at malam sekitar pukul 19.30 WIB di desa Pulau Beringin Utara.

Berdasarkan infromasi yang dihimpun Sumeks Online, peristiwa penjarahan dan perusakan rumah pelaku dipicu perkelahian antara Iyan Sogol dengan pelaku Kiki yang diketahui adik Zamik pada Jumat  sekitar pukul 11.00 WIB di kalangan desa Ulu Danau.

Keduanya yang diketahui sama-sama pedagang bertemu di desa Uludanau. “Mereka berkelahi di desa Ulu Danau, hingga korban dikeroyok oleh ketiga Bersaudara Zamik, Piki, Heru,” ungkap Eka.

Diceritakan, peristiwa itu bermula saat  Iyan Sugul membeli bola lampu yang bergaransi beberapa waktu lalu, namun karena lampu tak hidup Iyan bermaksud menukar lampu tersebut dengan Piki saat kalangan di Desa Ulu Danau. Namun Piki dengan nada tinggi menolak mengganti lampu yang diketahui Iyan bergaransi tersebut.

Karena tak terima dan tersinggung dengan nada bicara Piki Iyan langsung menampar Piki dan kembali ke tempat ia mengelar jualan HP-nya. Tak lama berselang tiba-tiba Piki kembali datang bersama kakaknya Zamik dan adeknya Heru sambil membawa pisau mengejar Iyan.
“Iyan sempat berlari melihat ketiga beradik itu mengejarnya dengan pisau candung, namun karena jatuh Iyan akhirnya kena sambetan pisau hingga luka di kepala dan di bahu,”kata Eka

Beruntung, warga yang tengah ramai di kalangan langsung melerai perkelahian itu, namun akibat mengalami luka korban Iyan harus dilarikan ke RS di Baturaja setelah sempat dirawat di Bidan setempat. “Korban luka di kepala, luka di bahu akibat sabetan pisau saat ini sudah dirawat di Rumah sakit Baturaja,”kata Eka.

Sementra mengenai penjarahan, lanjutnya, karena warga sudah lama kesal ditambah tidak terima pengeroyokan terhadap pelaku yang diketahui juga warga Pulau Beringin, langsung merusak kediaman Zamik yang diketahui merupakan toko. Tidak cukup disitu, massa yang marah juga menjarah habis seisi toko milik Zamik.

“Kejadian penjarahan berbeda dengan perkelahian, penjarahan terjadi malamnya sekitar pukul 17.00WIB, massa yang ramai tak bisa dikendalikan lagi hingga menacak-acak seisi toko milik Zamik,”kata Eka.

Sementara kapolres OKU Selatan AKBP Wira Satya Triputra SIK MH melalui kasatreskrim AKP Firniyanto SH membenarkan persitiwa tersebut. bahkan pihaknya mengetahui ada aksi massa yang marah langsung menurunkan personil ke desa Pulau Beringin untuk menghindari terjadinya hal yang tidak dinginkan.

“Kita mendapat informasi ada massa marah langsung turun mengamankan situasi dan mengendalikan keadaan, semua sudah kembali normal dan para pelaku sudah diamankan saat ini di Mapolres OKU Selatan. Sementara korban sendiri masih dirawat di Baturaja,”katanya. (dwa)