>> Home
Cemas Omzet Turun
PALEMBANG – Kebijakan pemerintah pusat menggratiskan biaya obat-obatan, khus...Readmore
Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya
INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas timur, Palembang-Prabumul...Readmore
Kurang Sebulan, Catat 150 SPK
BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon baik dari publik Tanah Air....Readmore
Pembagian Buku Manasik Tertunda
PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji dan umrah kiriman Kementeri...Readmore
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
  • Cemas Omzet Turun

    PALEMBANG – Kebijakan pemerintah pusat menggratiska...

  • Massa Bakar Kantor PT Gembala Sriwijaya

    INDERALAYA - Kantor PT Gembala Sriwijaya di jalan lintas ...

  • Kurang Sebulan, Catat 150 SPK

    BOGOR – Mobil All New KIA Carens mendapat respon ba...

  • Pembagian Buku Manasik Tertunda

    PALEMBANG – Sebanyak 6.475 set buku manasik haji da...

  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

NEWS UPDATE

Stop
Play
KA Ekspres Terbakar,47 Penumpang Hangus

HYDERABAD - Insiden maut melibatkan kereta api kembali terjadi di India. Kemarin (30/7) salah satu gerbong kereta malam cepat yang dalam perjalanan menuju Kota Chennai, Negara Bagian Tamil Nadu, terbakar. Sedikitnya, 47 penumpang kereta Tamil Nadu Express tewas. Jenazah korban umumnya hangus karena mereka sedang tertidur nyenyak saat terjadi kebakaran.
Selain itu, sedikitnya 28 penumpang mengalami luka bakar. Dua di antaranya dilaporkan kritis di rumah sakit. Kebakaran itu memicu kepanikan penumpang. Mereka pun berdesak-desakan dan berebut untuk menyelamatkan diri lewat pintu keluar.
Musibah yang menimpa kereta jarak jauh dari Kota New Delhi itu terjadi pada jam-jam awal pagi hari di dekat Kota Nellore, Negara Bagian Andhra Pradesh. Korsleting listrik diduga kuat sebagai penyebab kebakaran. Para penyelidik menemukan jasad para korban yang hangus di ranjang tidur kereta. Sejauh ini, identifikasi para korban belum tuntas.
“Petugas sudah mengevakuasi 32 mayat dari dalam gerbong yang terbakar,” kata Madhusudan Sarma, pejabat senior Distrik Nellore, Negara Bagian Andhra Pradesh.
Kereta nahas tujuan Chennai itu celaka saat melintas di Kota Nellore. Hingga kemarin petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Tetapi, penyelidikan awal mengindikasikan bahwa sempat terjadi korsleting listrik di dekat toilet sebelum gerbong terbakar. “Investigasi masih berjalan. Belum ada yang bisa kami simpulkan,” ungkap Menteri Perkeretaapian India Mukul Roy.
Berdasar laporan, api menjalar dengan cepat sehingga gerbong S-11 hangus terbakar. Proses evakuasi memakan waktu sampai 12 jam. Para petugas harus menggunakan las untuk mengiris gerbong dan mengevakuasi para korban. Beruntung, kebakaran tak sampai menjalar ke gerbong lain. Tetapi, penumpang dibuat panik karena asap memasuki kompartemen mereka.
“Saya terbangun saat mendengar beberapa penumpang lari ke gerbong kami. Bersamaan itu, asap memenuhi gerbong S-10 yang saya tempati,” cerita Shantanu, salah seorang penumpang yang selamat, ketika diwawancarai NDTV. Begitu alarm berbunyi, kereta yang saat itu melaju dengan kecepatan 110 kilometer per jam langsung berhenti. Para penumpang pun berhamburan keluar.
Perdana Menteri (PM) Manmohan Singh menyatakan keprihatinannya atas tragedi itu. Kemarin dia juga langsung menyampaikan bela sungkawa kepada kerabat dan keluarga korban. “Perdana menteri memerintahkan kementerian perkeretaapian dan dinas terkait untuk bekerja sama dalam proses investigasi,” terang kantor Singh dalam pernyataan tertulis.(afp/AP/hep/dwi/ce1)


Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078