>> Home Gelora Sriwijaya Sidak, Pedagang Daging Kaget
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Sidak, Pedagang Daging Kaget

PALEMBANG – Mengantisipasi beredarnya daging oplosan (campuran) dan daging gelonggongan di sejumlah pasar Metropolis selama Ramadan dan Lebaran, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang melakukan inspeksi mendadak (sidak). Kemarin, setidaknya, dua pasar tradisional sudah didatangi, yakni pasar KM 5 dan pasar 26 Ilir.
Pantauan Sumatera Ekspres, sidak dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB. Pihaknya menurunkan 40 personel dari petugas DP2K Palembang. Kedatangan petugas tersebut sempat membuat panik sejumlah pedagang, tetapi pada umumnya pedagang  senang dengan kedatangan petugas untuk memastikan kondisi daging yang mereka jual.
Pertama, petugas melakukan sidak di pasar KM 5 dengan mengecek dan meneliti struktur daging sapi. Selanjutnya, meneruskan pemeriksaan di pasar 26 Ilir. Hasil pemeriksaan yang dilakukan pada kedua pasar tersebut tidak ada daging yang terindikasi oplosan dan gelonggongan.
Kepala DP2K Kota Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan jangan sampai selama Ramadan ada daging yang dijual tidak sehat kepada masyarakat. “Dari sidak yang telah kita lakukan hari ini (kemarin, red), belum menemukan daging oplosan dan gelonggongan yang dijual pedagang. Sidak akan kita lakukan di pasar-pasar lain,” ungkapnya.
Untuk mengetahui daging berkategori oplosan atau bukan, Sudirman mengatakan, itu bisa dilihat dengan menekan badan daging. Bila tekstur daging lebih halus dan terlihat serat-serat putih pada daging, dipastikan daging itu dicampur dengan daging lain. “Kalau daging gelonggongan dapat dilihat bila daging, itu ditekan dan banyak mengeluarkan air.”
Menurut dia, memang tidak bisa dihindarkan bahwa potensi pedagang nakal pada momen Ramadan dan Idul Fitri tetap ada. Pemicunya, permintaan daging meningkat. “Kami selalu menyarankan masyarakat agar membeli daging sapi di tempat khusus penjualan daging. Selain itu, pembeli wajib curiga bila ada pedagang yang menjual daging di bawah harga pasaran. Bisa jadi itu daging dengan kualitas yang tidak bagus,” ungkapnya.
Sudirman menjamin stok daging sapi selama Ramadan hingga Idul Fitri tetap aman. “Sejauh ini stok daging impor masih mencukupi kebutuhan konsumsi. Selama ini kita masih memotong sapi impor dari Australia, tapi kalau sudah menggunakan sapi lokal, itu baru diindikasikan stok sapi tidak aman,” ungkapnya.
Salah satu pedagang di pasar 26 Ilir, Yusni mengatakan daging yang dijualnya berasal dari pasar KM 5. Selain itu, harga daging yang dijualnya masih berkisar Rp80-85 ribu. “Saya berharap malah agar daging sapi kembali normal sehingga tidak memberatkan pembeli. Jadi kami jualnya juga enak. Daging cepat habis,” jelasnya. (cj7)



Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078