>> Home Metropolis Sumsel Temukan Makanan Berformalin
Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013
PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrima FN akhirnya terpilih se...Readmore
Konser Musik, Bertabur Artis
PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pemkot menyiapkan berbagai&...Readmore
Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin akhirnya ...Readmore
UN SD Resmi Dihapus
JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik jenjang ke SMP/sederajat...Readmore
Perkuat Transisi Menyerang-Bertahan
PALEMBANG – Sriwijaya FC baru melakoni satu partai pada putaran kedua Indonesia Sup...Readmore
  • Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013

    PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrim...

  • Konser Musik, Bertabur Artis

    PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pe...

  • Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M

    JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...

  • UN SD Resmi Dihapus

    JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik...

  • Perkuat Transisi Menyerang-Bertahan

    PALEMBANG – Sriwijaya FC baru melakoni satu partai pada pu...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Temukan Makanan Berformalin

PALEMBANG - Masyarakat kota ini diminta berhati-hati jika hendak membeli makanan berbuka puasa di pasar beduk. Pasalnya, setelah tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Palembang melakukan sidak di delapan titik pusat penjualan makanan berbuka puasa, ditemukan makanan mengandung bahan pengawet jenis formalin, boraks dan rhodamin.
“Ada 59 semple yang kita uji, hanya 30 sample bebas syarat,” kata Kasie Pemeriksaan BB POM Palembang, Afdil Kurnia S Si Apt kepada Sumatera Ekspres di sela-sela sidak di Pasar Beduk Kambang Iwak, kemarin sore (23/7).
Sisanya? Kata Afdil, ada 29 positif menggunakan pengawet. Masing-masing 13 sample diduga berformalin, 7 mengandung boraks dan 9 positif diduga menggunakan pengawet dilarang jenis Rhodamin. “Kita juga menguji jenis metamin yellow tapi tidak ditemukan,” ungkapnya.
Dikatakan, delapan titik sidak adalah Pasar Beduk Kambang Iwak, Jl Ratna, Simpang empat Radial, Bawah Jembatan Ampera, Balayuda, Km 5, simpang Kebun Bunga, dan simpang Tanjung Api-api. “Hari ini (kemarin, red), kita turunkan dua tim yang langsung melakukan screning awal berupa tes kit uji formalin, borak, pewarna yang dilarang seperti rhodamin dan metamin yellow.”
Menurut Afdil, tiga hari ke depan, tim BBPOM Palembang akan terus melakukan pengecekan di beberapa pusat penjualan makanan di Metropolis. “Setidaknya ada 18 titik dan akan berakhir pada 25 Juli.”
Nah, bagi pedagang yang didapati menggunakan pengawet berbahaya,  akan dilakukan pengamanan sementara dan diadakan pembinaan. “Hasil tes ini akan kita laporkan ke dinas terkait dan pemerintah kota serta provinsi.”
Masih menurut Afdil, tujuan dilakukan sidak adalah dalam rangka pengawasan makanan berbuka puasa. “Paling banyak pada jenis makanan mi, pempek berisi tahu  dan es cendol.”Afdil mengingatkan, bahaya pengawet yang biasa digunakan untuk mayat sangat berisiko terhadap kesehatan. Bila dikonsumsi dengan dosis berlebihan dan terus-menerus bisa memicu penyakit kanker. (cj9)


Add this to your website
 

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailGoyang Gergaji Mantan Klub
23 Feb 2013

PALEMBANG - Gelandang sayap Sriwijaya FC M Fahrudin akan kembali bersua menghadapi Arema Cronous, mantan klub yang membesarkan namanya. Pada laga Minggu (24/2), Fahrudin mengaku kalau dirinya ingin [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078