Back Anda disini: Home

Artikel

Full Team, Dipanasi Bonus Rp200 Juta

BANDUNG – Selangkah lagi Sriwijaya FC U-21 pertahankan gelar juara Indonesia Super League (ISL) U-21 musim 2014. 
Pada partai puncak klub berjuluk Laskar Wong Kito Mudo ini, akan hadapi Semen Padang FC U-21 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Soreang, Jabar.  
Kans anak asuh Andy Susanto ini kembali merengkuh mahkota champions cukup besar. Terlebih, Teja Paku Alam dan kawan-kawan bakal bermain dengan kekuatan penuh (full team) meski sebelumnya winger Mariando dapat surat perintah larangan tanding akibat akumulasi kartu lantaran saat semifinal menghadapi Persipura U-21 dapat kartu kuning.
“Karena sudah diberlakukan pemutihan kartu kuning waktu semifinal. Yang jelas, kami siap melawan Semen Padang U-21 karena memang kami ingin membuat sejarah meraih gelar juara ISL U-21 dua kali berturut-turut,” kata pelatih kepala Sriwijaya FC, Andy Susanto, kepada Sumatera Ekspres, kemarin.
Dalam pertandingan terakhir, Sriwijaya Junior memang harus berjuang keras menyingkirkan tim asal Papua hingga adu penalti. Namun, Andy tetap yakin dengan kondisi stamina pemain. 
 ”Melawan Semen Padang U-21 nanti, kami yakin akan menang,” tegasnya. 
Sriwijaya juga bisa turunkan pemain tengah Ichsan Kurniawan usai memperkuat Timnas U-19 di ajang Piala Asia 2014 (AFC Cup) U-19.  Hapit Ibrahim dan kawan-kawan juga bakal tambah bersemangat lagi. Pasalnya, manajemen sudah panasi dengan bonus sekitar Rp200 juta. Bonus itu hasil patungan petinggi-petinggi Sriwijaya FC serta kolega Sriwijaya FC. 
“Kalau melihat ritme permainan Sriwijaya FC U-21 terus konsisten, saya yakin gelar juara akan kembali ke Palembang. Namun, tidak akan mudah, yang pasti harus all out. Saya juga sudah instruksikan pada para pemain untuk bisa jaga fisik, jangan begadang, apalagi keluar malam,” timpal Augie Bunyamin, manajer Sriwijaya FC. 
Bos Hotel Swarna Dwipa itu yakin timnya mampu menundukkan Semen Padang U-21. Hal itu dikarenakan motivasi pemain memang tengah berlipat ganda. “Selain mendapatkan bonus karena masuk final, pemain juga memang berkeinginan besar untuk meraih gelar juara. Jadi, tak ada kata lain kecuali mampu mempertahankan gelar dan membawanya kembali ke Bumi Sriwijaya,” pungkas dia. (rip/ion/ce4)