>> Home Metropolis Sumsel Tanyakan Dugaan Korupsi
Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013
PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrima FN akhirnya terpilih se...Readmore
Konser Musik, Bertabur Artis
PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pemkot menyiapkan berbagai&...Readmore
Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin akhirnya ...Readmore
UN SD Resmi Dihapus
JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik jenjang ke SMP/sederajat...Readmore
Perkuat Transisi Menyerang-Bertahan
PALEMBANG – Sriwijaya FC baru melakoni satu partai pada putaran kedua Indonesia Sup...Readmore
  • Endara-Syahrima, Jawara BGP 2013

    PALEMBANG –  Endara Prima Wardhana dan Syahrim...

  • Konser Musik, Bertabur Artis

    PALEMBANG – Menyemarakkan HUT Palembang ke-3300, pe...

  • Hilmi Ditanya Rekaman Rp 15 M

    JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...

  • UN SD Resmi Dihapus

    JAKARTA - Mulai tahun depan siswa SD/sederajat yang mau naik...

  • Perkuat Transisi Menyerang-Bertahan

    PALEMBANG – Sriwijaya FC baru melakoni satu partai pada pu...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Tanyakan Dugaan Korupsi

LAHAT – Dua pejabat Pemkab Lahat, Hermansyah Silin SSos, kepala BPM Pemdes, dan Drs A Cholil Mansur MM, kepala Dinas Pendidikan Nasional, kembali dipermasalahkan. Hal ini terkait dengan pengaduan dugaan korupsi ke Kejaksaan Negeri Lahat sekitar dua bulan lalu.
Ir Fauzih H Amro MSi selaku orator didampingi Ketua DPC PBR Lahat Hermaliansyah Alam, dalam orasinya mempertanyakan proses pemeriksaan kasus dugaan korupsi yang melibatkan dua pejabat tersebut. “Kami mempertanyakan dan meminta kejelasan kasus korupsi yang melibatkan dua pejabat. Kalau memang kasus ini sudah dilimpahkan ke kepolisian, kami minta salinannya. Bagi Partai PBR, kasus korupsi tak boleh mandek, jangan berhenti sampai di kejaksaan. Kalau berhenti, kami akan melaporkan ke tingkat yang lebih tinggi dan tak menutup kemungkinan hingga ke KPK,” terang Amro, di halaman parkir Kejari Lahat, kemarin.
Hermaliansyah Alam juga mengatakan, kejaksaan diminta mengusut tuntas dugaan kasus korupsi, di antaranya pengadaan pakaian dinas fiktif pada BKD Lahat, sumber dana APBD Lahat 2010, sebesar Rp63.195.000. Lalu, soal kasus korupsi sistem manajemen informasi pegawai. “Selain itu, kami juga meminta kejaksaan mengusut kasus korupsi pembangunan tembok penahan banjir tepian Sungai Lematang, dengan sumber dana APBN 2011 sebesar Rp10 miliar di BPBD Lahat,” katanya.
Kajari Lahat Damly Rowelcis SH melalui Kasi Intel Ade Indrawan SH mengatakan, telah menerima dan akan mempelajari laporan PBR. “Laporan sudah kita terima dan akan dipelajari. Namun, untuk masalah tembok penahan tak bisa kita tindaklanjuti karena sudah ditangani Polres Lahat. Kemudian, ada juga perbedaan antara hasil temuan kita dengan laporan PBR terkait pengadaan pakaian dinas fiktif,” katanya.
Wakapolres Lahat Kompol Fahrudin Jaya didampingi Kanit Pidkor Iptu Sopyan Ardeni SH menjelaskan,  pihaknya masih membutuhkan kelengkapan berkas tambahan. “Kita masih memeriksa kasus ini dengan pemenuhan semua keperluan berkas yang ada,” katanya.
Terpisah, kedua pejabat, Drs A Cholil Mansyur MM dan Hermansyah
Silin SSos saat dimintai komentarnya terkesan enggan berbicara. Hermansyah Silin misalnya, dihubungi via Hand Phone (HP) jawabannya cukup singkat dan jelas. ‘’Saya no coment dek, terserah merekalah," tukasnya singkat. Sementara Cholil, sampai berita ini diturunkan, belum bisa dimintai komentarnya. (idi/ce5)


Add this to your website
 

GELORA SRIWIJAYA

article thumbnailGoyang Gergaji Mantan Klub
23 Feb 2013

PALEMBANG - Gelandang sayap Sriwijaya FC M Fahrudin akan kembali bersua menghadapi Arema Cronous, mantan klub yang membesarkan namanya. Pada laga Minggu (24/2), Fahrudin mengaku kalau dirinya ingin [ ... ]


Berita lain

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078