Kam11272014

Last update12:07:47 PM

Back Anda disini: Home

Artikel

Diperkirakan, 40 Ribu Massa Turun ke Jalan

JAKARTA – Jalan Sudirman-Thamrin hingga Istana Negara diprediksi akan dipadati sekitar 30 ribu hingga 40 ribu masyarakat pasca pengucapan sumpah janji Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla, Senin (20/10).
 
Masyarakat akan berbondong-bondong menyaksikan prosesi Kirab Budaya yang digelar untuk merayakan pelantikan Jokowi-JK.  
                
“Kita prediksi sekitar 30 ribu hingga 40 ribu massa di sepanjang jalan, dari Semanggi sampai Istana,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Jakarta, Jumat (17/10).
                
Pada hari itu, Jokowi-JK usai pengucapan sumpah janji di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, akan menuju Istana Negara. Dari Parlemen, Jokowi-JK akan dibawa menggunakan kendaraa menuju Bundaran Hotel Indonesia.
 
Setelah itu, dilanjutkan dengan kereta kencana menuju Istana Negara, untuk mengikuti serangkaian acara pisah sambut dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah Jokowi sampai ke Istana, diprediksi massa akan bergeser ke Monumen Nasional.
 
“Kalau arak-arakan sudah selesai, kereta kencana sampai istana, mereka pasti sudah kumpul di Monas,” kata Rikwanto.
                
Dia mengatakan, kalau prosesinya sedang berjalan diperkirakan belasan ribu sampai puluhan ribu masyarakat akan memadati kiri kanan jalan. Apalagi, disediakan juga makan minum gratis rencananya dari grobak yang disewa dari hingga HI-Istana.
 
Karenanya, kalau memang nanti jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan masyarakat, maka lalu lintas akan dialihkan. “Jadi otomatis kalau memang tidak bisa dilalui kendaraan umum, kita alihkan ke arah Tanah Abang maupun ke arah Kuningan,” ungkap Rikwanto.
 
Meski demikian, ia menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas itu masih situasional.  Rikwanto pun mengimbau, mereka yang mau ikut partisipasi supaya datang lebih pagi dan memarkir mobilnya di tempat-tempat yang ada seperti di hotel, perbelanjaan atau tempat tertentu.
 
“Diharapkan ke lokasi naik kendaraan umum, naik bus, atau apa saja (kendaraan) yang melalui Jalan Sudirman-Thamrin sebelum waktu-waktu padat masyarakat ada di situ,” katanya. (boy/jpnn)