>> Home
Dicat dan Diperbaiki
PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Ampera 2010 lalu, hingga ki...Readmore
Demo BBM Meluas
SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (...Readmore
La Furia Roja (Belum) Perkasa
RECIFE - Spanyol menunjukkan jati dirinya sebagai tim penguasa dunia. Menghadapi j...Readmore
Ahsan-Hendra Selamatkan Indonesia
JAKARTA - Indonesia tidak jadi malu sebagai tuan rumah di Djarum Indonesia Open 20...Readmore
Perampok Tembak Pedagang Emas
KAYUAGUNG – Kawanan perampok bersenjata api yang diduga berjumlah enam orang...Readmore
  • Dicat dan Diperbaiki

    PALEMBANG – Pascakebakaran bagian bawah jembatan Am...

  • Demo BBM Meluas

    SUMSEL - Aksi demontrasi besar-besaran menolak kenaikan h...

  • La Furia Roja (Belum) Perkasa

    RECIFE - Spanyol menunjukkan jati dirinya sebagai tim pen...

  • Ahsan-Hendra Selamatkan Indonesia

    JAKARTA - Indonesia tidak jadi malu sebagai tuan rumah di...

  • Perampok Tembak Pedagang Emas

    KAYUAGUNG – Kawanan perampok bersenjata api yang di...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Gemar Main Game, Bahayakan Kesehatan

HOBI bermain game online atau playstation? Selain bisa merusak produktivitas kerja, hobi ini juga bisa mengancam kesehatan, terlebih pada anak-anak. Tremor atau gemetaran berisiko menyerang anak, orang dewasa, dan orang tua yang berusia sekitar 45 tahun. Gerakan yang tidak terkontrol pada tangan terjadi karena kontraksi otot yang tidak disengaja, yang diwujudkan dalam bentuk gerakan bolak-balik dan berulang.
“Hal ini terjadi karena adanya gangguan saraf pusat di bagian tepi. Bukan karena kelainan pada fungsi otak, melainkan gangguan pada proses transfer saraf dari tulang belakang yang berurusan dengan organ tubuh yang mengalami tremor,” kata dr Jalalin SpRM dari Rumah Sakit Dr Mohammad Hoesin Palembang.
Tremor, lanjut dr Jalalin,  tidak berakibat fatal. Tetapi jika dibiarkan, tremor bisa berlanjut dan semakin parah. Bisa menyebabkan hilangnya fungsi bagian tubuh yang terkena dan penyakit ini tidak memandang jenis. Adapun penyebabnya kerena gangguan tiroid. Orang yang mengalami gangguan kelenjar tiroid, misalnya hipertirodisme, akan sering mengalami tremor. Tremor akan hilang jika penyakit yang menjadi penyebabnya ditangani terlebih dahulu.
“Namun, bisa juga karena pengaruh anak yang suka bermain game, playstation, atau game-game lain yang membutuhkan koordinasi gerakan tangan yang cepat, bisa mengalami tremor. Hal ini sama juga seperti yang dialami oleh pengemudi mobil atau orang yang menangani mesin-mesin yang bergetar,” terangnya.
Orang tua harus sedikit demi sedikit mengurangi kebiasaan si anak tersebut. Jika frekuensi bermain game dikurangi, maka sampai akhirnya kebiasaan itu akan hilang dengan sendirinya.
Selain itu, dari sisi kesehatan mata, jika terlalu lama bermain game pada layar komputer, juga bisa menimbulkan radiasi dari layar monitor yang bisa melelahkan mata. Apalagi didukung oleh efek cahaya yang ditampilkan dari sebuah game. Dalam satu kali penglihatan, efek cahaya yang bisa terjadi bisa mencapai ratusan.
“Mata akan terasa perih dan terlihat merah ketika seseorang berjam-jam berada di depan layar monitor. Layar komputer tidak memancarkan radiasi berbahaya seperti sinar X atau cahaya ultraviolet. Jadi, kelelahan yang biasa terjadi saat menatap layar komputer terlalu lama bukan dikarenakan oleh paparan sinar monitor, melainkan faktor lain, seperti pencahayaan yang buruk, posisi komputer, dan ketegangan pada mata yang membuat mata gatal atau terasa terbakar. Selain itu, membuat penglihatan ganda atau kabur serta sakit kepala,” pungkas dr Anang Tribowo SpM (K), direktur Rumah Sakit Mata Masyarakat Provinsi Sumsel. (cj6/ce4)



Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078