Back Anda disini: Home

Artikel

Besok, Tracker Nasional Serbu Prabumulih

PALEMBANG - Para pembalap nasional ikut ramaikan kejuaraan Grass Track Prabumulih Cup 2014 di Sirkuit Talang Jimar, Prabumulih, 18-19 Oktober 2014. Sebut saja Akbar Topan, Mat Kipli, dan Prabowo. Ketiganya asal Jawa Tengah.

Kemudian Siman F Simon dari Jawa Barat, lalu tracker dari Lampung meliputi Diki Karapan, Johan Timur, serta Rano Timur.

Selain nama-nama tenar tersebut juga ada dari Jambi Tosing, dan Kiki (Bengkulu). "Untuk Sumsel yang bakal ikut ngetrack di kelas open bebek meliputi, Asep Cikal, Rone Aja, Koko Peje, Aak Topan, dan Riki Depa," kata Pimpinan Lomba, Cecep "Babe" SP, kepada wartawan, Jumat (17/10).

Lanjut Babe selain kategori open event yang digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Prabumulih ke-13 itu juga memperlombakan sembilan kelas bergengsi lainnya. Diantaranya, Bebek Standar 2 Tak 116 cc, Bebek Modifikasi 116 cc Open, Bebek Modifikasi 4 Tak 130 cc, dan FFA.

"Ada juga untuk kelas anak-anak 14 tahun, lokal Sumsel pemula dan khusus lokal, Prabumulih, Muara Enim dan Pali. Kita perkirakan total 200 peserta," terang PNS Pertanian Sumsel itu.

Untuk hadiah, pemenang total Rp80 Juta. Adapun rincian Rp37 Juta pemenang dan Rp43 Juta dalam bentuk empat unit sepeda motor sebagai hadiah utama nomor-nomor bergengsi.

"Ini event spektakuler. Mungkin terbesar di Sumatera dengan hadiah utama empat unit sepeda motor," tambah dia.

Lebih lanjut Babe menerangkan, kejuaraan tersebut digelar Klub Motor Trap. Karena masih baru maka didampingi, Babe Motor Sport. "Event ini memang lokal. Namun karena diikuti beberapa atlet nasional maka boleh dibilang standar nasional dan status sirkuitnya juga nasional," terang dia.

Di sisi lain Endang Fikrie Kepala Bidang Roda Dua IMI Sumsel, menambahkan kegiatan ini pakai master track dari pusat. "Venue siap standar kejurnas, untuk panjang lintasan,120 meter dengan lebar  6-8 meter.  Sementara untuk start 22 meter," terang dia.

Dia berharap ke depan jadi agenda tahunan. "Karena sirkuit itu permanen jadi kita minta jadi agenda tahunan baik kejurnas dan seri kedepan," tukas dia. (ion)