>> Home Gelora Sriwijaya Sumsel Matangkan Atlet PON
Tangkal Badai Pegunungan
PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke markas Persiwa Wamena di...Readmore
Jual 15 Unit per Bulan
PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- Main Dealer Honda Palemban...Readmore
Putusan Sesuai Perintah MK
PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang segera mengeluarkan surat kepu...Readmore
Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi
PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahun  bulan 4, yang bebas t...Readmore
Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga
Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung di bawah tiap tenda tida...Readmore
  • Tangkal Badai Pegunungan

    PALEMBANG - Sriwijaya FC belum pernah menang saat berlaga ke...

  • Jual 15 Unit per Bulan

    PALEMBANG – Penjualan Honda Brio di PT Maju Mobilindo -- M...

  • Putusan Sesuai Perintah MK

    PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang seger...

  • Nenek Delapan Cucu Masuk Bui Lagi

    PALEMBANG – Walau pernah mendekam di penjara selama 1 tahu...

  • Banyak Saingan, Diminta Transparan Harga

    Saat koran ini jalan-jalan ke sana siang kemarin, pengunjung...

NEWS UPDATE

Stop
Play
Sumsel Matangkan Atlet PON

PALEMBANG - Persiapan kontingen Sumsel menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau, September mendatang, terus dimatangkan. Selain latihan intensif dan uji tanding, duta olahraga Bumi Sriwijaya terus digodok dalam program Pelatihan Daerah (Pelatda).
Kabid Pengumpulan dan Pengolahan Data KONI Sumsel, H Asdit Abdullah, mengatakan, Pelatda bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas atlet jelang PON XVIII. Melalui program tersebut, diharapkan target minimal 30 emas yang dipatok bisa tercapai.
”Sudah berjalan sejak Januari lalu di Jakabaring Sport City. Program ini banyak manfaatnya. Selain untuk menggodok kemampuan, juga menjadi ajang seleksi bagi atlet yang akan ikut PON nanti,” ujar Asdit kepada wartawan koran ini, kemarin (5/7).
Ya, KONI Sumsel memang sudah mendaftarkan 286 atlet sesuai kuota ke PON XVIII Riau. Tetapi, kata Asdit, jumlah itu bisa menyusut jika kualitas atlet tidak mumpuni untuk berlaga di pesta olahraga multieven Tanah Air empat tahunan tersebut.
”Mereka (286 atlet) memang telah mengantongi tiket PON, tapi bukan berarti sudah pasti ikut. Masih akan kami seleksi lagi kemampuannya melalui Pelatda, sehingga atlet yang dikirim nantinya benar-benar pantas,” ungkap mantan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel.
Ke-286 atlet yang didaftarkan, terang Asdit, akan didampingi 90 orang pelatih beserta manajer. Mereka bakal turun di 41 nomor olahraga dari 51 tangkai yang dilombakan. ”Paling banyak anggar dan polo air. Masing-masing kami daftarkan sebanyak 24 atlet. Kemudian pencak silat 19 atlet dan sepak takraw 17 pejuang olahraga,” paparnya.
Sementara cabor yang paling sedikit didaftarkan atletnya adalah angkat berat, terjun payung, golf, panahan, selam, tarung derajat, dan panjat dinding yang masing-masing 1 atlet. ”Sepak bola, voli indoor, voli pantai, tenis meja, dan kempo tidak lolos seleksi. Jadi, lima nomor ini tidak ikut ambil bagian,” tukasnya. (ion/ce4)


Add this to your website
 

Harian Pagi Sumatera Ekspres
Gedung Graha Pena Jl. Kol H Barlian No.773 KM.6,5 Palembang 30152
Telp : (0711) 411768, 415263, 415264
Fax :  (0711) 420066
Info Berlangganan : (0711) 7739888
Info Layanan Iklan : (0711) 420078