Sel07072015

Last update10:10:07 PM

Back Anda disini: Home

Artikel

Razia Pajak Kendaran Bermotor di DKI Digelar Agustus

JAKARTA - Dinas Pelayanan Pajak DKI bakal menggandeng kepolisian untuk merazia kendaraan bermotor yang menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB), Agustus mendatang. Karena itu, masyarakat yang masih menunggak pembayaran PKB diimbau segera melunasinya.
 
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pajak Daerah Dinas Pelayanan Pajak DKI Edi Sumantri menyatakan, nantinya akan ada penandatanganan nota kesepahaman dengan kepolisian.
 
"Minggu pertama Agustus kami berencana membuat Memorandum of Understanding (MoU) dulu dengan polisi untuk merazia kendaraan yang belum bayar pajak," ucap Edi kepada wartawan, Sabtu (27/6).
 
Setelah penandatanganan MoU, nantinya akan dilakukan razia kendaraan yang menunggak PKB. Petugas polisi di lapangan akan membantu melakukan pemungutan pajak daerah dari para pemilik kendaraan.
 
"Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) pemilik kendaraan akan ditahan dan baru bisa ditebus apabila sudah melunasi PKB," ungkap Edi.
 
Dia menjelaskan, penyitaan STNK itu dilakukan berdasarkan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Penagihan Pajak ‎dengan Surat Paksa melalui Kegiatan Sita dan Lelang. "Kendaraan yang terjaring razia tidak akan dikasih surat tilang, tapi surat penagihan pajak," lanjut Edi.
 
Dia mengatakan, STNK pemilik kendaraan yang disita dalam razia bisa ditebus di sistem administrasi manunggal satu pintu (SAMSAT) setelah pelunasan. Pemilik kendaraan harus membawa surat penagihan pajak sebagai bukti. (gil/jpnn)