Back Anda disini: Home

Artikel

Mobil Ustaz Korban Bandit Pecah Kaca

LUBUKLINGGAU - Pekerjaan rumah (PR) Polres Lubuklinggau dalam mengungkap sejumlah kasus kriminalitas di wilayah hukumnya terus bertambah. Salah satunya pengungkapan kasus ulah bandit pecah kaca mobil yang berhasil membawa kabur senjata api milik anggota Polres Empat Lawang. Kini seorang ustaz menjadi korban kawanan tersebut.

Usai memberikan tausyiah atau ceramah di salah satu acara hajatan di rumah warga, Raji (40) yang memarkirkan mobil Isuzu Panther nopol BG 2870 LD miliknya di pinggir Jl HM Soeharto, RT 5, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II menjadi korban bandit pecah kaca. Peristiwa itu baru diketahui korban saat akan pulang sekitar 12.30 WIB setelah melihat kaca depan sebelah kiri sudah pecah.

Akibat peristiwa tersebut, korban yang merupakan warga RT 6, Jl Simpang Temam, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II ini kehilangan uang  senilai Rp4 juta yang disimpannya di dalam tas ransel, ijazah S1 atas nama istrinya, ijazah S2 atas nama korban dan surat nikah. Kejadian itupun sudah dilaporkan korban ke Polsek Lubuklinggau Selatan.

"Pagi saya dari bank, kemudian ambil uang. Setelah itu berangkat ke acara hajatan untuk memberikan tausyiah. Selesai dari acara, sudah melihat kaca mobil depan sebelah kiri sudah pecah," ungkapnya.      

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dover melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Dedi Purmajaya membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah turun langsung mengecek tempat kejadian perkara (TKP) dan selanjutnya melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Saya imbau agar masyarakat tidak meninggalkan barang berharga didalam mobil. Kalau bisa dibawa, apalagi berharga, jangan ditinggalkan," pungkasnya.(wek)