Back Anda disini: Home

Artikel

Gerimis Landa Linggau-Mura

LUBUKLINGGAU - Kabut asap yang menyelimuti wilayah Lubuklinggau dan daerah tetangganya Kabupaten Mura mulai berdampak pada kesehatan. Sejumlah warga mulai diserang penyakit dengan keluhan tenggorokan terasa kering, batuk-batuk dan cepat mengalami dehidrasi atau haus.

"Tenggorokan terasa kering, batuk-batuk dan cepat mengalami dehidrasi ketika tengah menjalani aktivitas di luar rumah. Selain itu, mata terasa perih dan mengeluarkan air mata," kata Frans (35), warga Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Rabu (15/10).

Sama halnya diungkapkan Jasmin (25), warga Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Dikatakannya, sejak Selasa (14/10) kemarin tenggorokannya cepat sekali kering dan kehausan. "Dak tahu, cepet nian tenggorokan kering. Terus bawak'an nak minum bae, soalnyo haus terus. Mungkin karena kabut," celetuknya.

Sementara itu, Rabu (15/10) pagi wilayah Lubuklinggau dan Kabupaten Mura masih diselimuti kabut asap meskipun sempat diguyur hujan gerimis yang berlangsung 20 menit sekitar pukul 08.00 WIB. Hujan gerimis juga sebelumnya sempat turun pada Selasa kemarin yang terjadi pada malam dan dini hari disertai angin meskipun tak berlangsung lama. (wek)