Kam09182014

Last update02:00:37 PM

Back Anda disini: Home

Artikel

Spirit Pemain Muda

PALEMBANG - Beda kelas dan kualitas. Kata ini yang pantas diberikan untuk pertandingan Dodi Reza Alex International Friendly Match antara Sriwijaya FC U-21 lawan tim asal Negeri Jiran Malaysia, Perak FA di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, besok sore kick off pukul 15.30 WIB.

Laskar Mudo Wong Kito (julukan Sriwijaya junior) baru mempersiapkan skuat selama satu bulan. Persiapan ini tidak lain untuk hadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 yang akan bergulir April 2014.

Pelatih Kepala Sriwijaya FC Junior, Andy Susanto mengakui perbedaan kelas dari kedua tim. The Bison (julukan Perak FA) bermain di liga nomor wahid di negerinya yakni Malaysian Super League. Sedangkan Sriwijaya FC junior hanya ikuti turnamen ISL tingkat junior di kancah sepak bola Indonesia.

“Tim kami dengan Perak FA memang beda kelas. Namun, pertandingan nanti akan andalkan spirit para pemain muda. Termasuk pengalaman lima pemain junior yang pernah masuk skuat Sriwijaya junior musim lalu,” katanya.

Tak hanya lima pemain muda yang pernah merumput di Sriwijaya junior. Ia juga membawa tujuh pemain yang berasal dari Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PSSI Pusat untuk perkuat Sriwijaya FC junior di ISL U-21 April mendatang. “Kami juga diberikan tenaga baru dari tim Sriwijaya FC senior yakni kiper Teja Paku Alam, Alan Martha, dan Rishadi Fauzi,” terang Andy.

Dikatakan Andy, untuk pertama kalinya Sriwijaya FC U-21 lakukan uji coba dengan tim lain. Tak tanggung-tanggung, langsung lawan tim luar bahkan negeri lain yakni Perak FA yang sebelumnya hanya sekadar persiapan merekrut pemain saja.

Tak hanya itu, Teja dan kawan kawan bakal melawan tim tangguh lainnya yakni Timnas U-19 berdasarkan keterangan Manajer Tim, Augie Bunyamin yang juga Direktur Keuangan PT Sriwijaya. Bahwa dalam rangkaian tur Nusantara PSSI merencanakan Timnas U-19 akan melakukan pertandingan di tujuh provinsi, termasuk Sumatera Selatan.

“Jika timnas jadi berkunjung ke Palembang, kami ingin Sriwijaya FC U-21 sebagai lawan tandingnya. Kami tahu Timnas U-19 permainannya sudah baik dan matang. Ini bisa jadi lawan sepadan yang kami target mempertahankan gelar juara ISL U-21,” tuturnya.

Sementara itu, Perak FA membawa skuat belum sempurna, sebab skuat dalam pembentukan dan ada beberapa pemain asing yang seleksi seperti Udo Fortune dari Nigeria, Nathan Levi Fortuna dari Inggris, dan Juan Acuna dari Paraguay.

Menurut Pelatih Kepala Perak FA, Abu Bakar Fadzim, uji coba ini Perak FA banyak menimba ilmu dari Sriwijaya FC dengan dua kali pertandingan yang diadakan. “Kami bawa 22 pemain di dua laga pertandingan. Laga pertama, kami akan turunkan beberapa pemain muda terlebih dahulu, baru masukkan pemain impor yang diseleksi,” katanya.

Ia juga menambahkan, manajemen Sriwijaya FC sangat baik menyambut Perak FA. Mulai dari kedatangan sampai menginap di Hotel Swarna Dwipa. “Di sini semuanya ramah, fasilitasnya lengkap dan familiar. Kami sangat suka,” tuturnya. (cj5/nan/ce5)